Kotacimahi.com

Portal Berita Terkini

FBI Tutup Forum Kejahatan Siber Terbesar, 142.000 Hacker Terlibat

Penutupan Forum Siber Terbesar untuk Perdagangan Data Curian

Federal Bureau of Investigation (FBI) bersama Europol baru saja melakukan penutupan terhadap salah satu forum online terbesar yang digunakan oleh pelaku kejahatan siber. Forum tersebut bernama LeakBase, yang menjadi tempat bagi para pelaku kejahatan siber untuk berbagi kata sandi curian dan alat peretasan.

Penyitaan situs ini dilakukan awal pekan ini setelah pihak berwenang berhasil mengidentifikasi basis data yang menyimpan lebih dari 142.000 anggota. Selain itu, terdapat lebih dari 215.000 pesan yang dikirim antar anggota di dalam platform tersebut. LeakBase diketahui telah beroperasi sejak tahun 2021 dengan menyimpan arsip basis data hasil peretasan yang terus diperbarui secara berkala. Data yang tersimpan mencakup ratusan juta kredensial akun, nomor kartu kredit, hingga informasi perbankan dan routing.

Assistant Director Divisi Siber FBI, Brett Leatherman, menjelaskan bahwa penyitaan ini mencakup seluruh akun pengguna, unggahan, detail kredit, pesan pribadi, hingga log alamat IP untuk kepentingan pembuktian hukum. Ia juga menyebut bahwa FBI, Europol, dan lembaga penegak hukum dari seluruh dunia melakukan penutupan LeakBase, salah satu platform kriminal siber terbesar di dunia.

Operasi penindakan berskala internasional ini berlangsung pada 3 dan 4 Maret dengan melibatkan agen penegak hukum dari 14 negara. Para petugas melakukan tindakan sinkronisasi untuk melumpuhkan LeakBase beserta para penggunanya. Berdasarkan data yang dihimpun, investigasi tersebut menghasilkan lebih dari 13 penangkapan serta penggeledahan dan wawancara terhadap 33 tersangka. Pihak kepolisian juga berhasil mengamankan seluruh basis data forum tersebut.

Assistant Attorney General Divisi Kriminal Departemen Kehakiman (Department of Justice/DOJ), A. Tysen Duva, menjelaskan bahwa tujuan dari penutupan forum siber ini adalah untuk mengganggu platform internasional utama yang digunakan oleh pelaku kriminal untuk mencari keuntungan. “Penutupan forum siber ini mengganggu platform internasional utama yang digunakan penjahat siber untuk memperoleh dan mengambil untung dari pencurian data pribadi, perbankan, dan kredensial akun yang sensitif,” ujarnya.

Selain penutupan situs, Europol mencatat sekitar 100 tindakan penegakan hukum telah dilakukan di seluruh dunia. Langkah ini termasuk tindakan tegas terhadap 37 pengguna paling aktif di dalam forum tersebut. FBI telah mengalihkan domain situs tersebut ke nameserver yang dikendalikan oleh lembaga pemerintah. Saat ini, situs LeakBase hanya menampilkan pemberitahuan penyitaan yang menyatakan bahwa seluruh konten dan log IP telah diamankan.

Tren Penindakan terhadap Situs Perdagangan Kredensial Curian

Operasi ini merupakan bagian dari tren penindakan terhadap situs perdagangan kredensial curian. Data-data tersebut makin sering digunakan oleh peretas untuk membobol akun pribadi dan mencuri aset mata uang kripto. Sebelumnya, pasar kejahatan siber Raidforums juga telah ditutup pada 2022. Situs pendahulu tersebut diketahui pernah menampung sekitar 272.000 data pribadi sensitif milik pengguna perusahaan dompet kripto, Ledger.

Dengan penutupan LeakBase, pihak berwenang menunjukkan komitmen mereka dalam melawan ancaman kejahatan siber yang semakin merajalela. Penindakan ini tidak hanya menghentikan aktivitas forum tersebut, tetapi juga memberikan contoh nyata tentang upaya kolaboratif antar lembaga penegak hukum global dalam melindungi data pribadi dan keamanan siber.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *