Kotacimahi.com

Portal Berita Terkini

Polisi Selidiki Motif Penemuan Mayat di Freezer Bekasi

Penangkapan Dua Terduga Pelaku Pembunuhan di Bekasi

Polisi telah menangkap dua terduga pelaku pembunuhan seorang pria berinisial AH yang jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam freezer kios ayam geprek di Kabupaten Bekasi. Penangkapan ini dilakukan oleh Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial DS alias A dan S. Menurut informasi dari Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim, korban ditemukan dalam keadaan tanpa tangan dan kaki setelah disimpan di dalam freezer. Ia membenarkan bahwa penangkapan tersebut telah dilakukan, namun hingga saat ini, kronologi lengkap serta motif pembunuhan masih dalam proses pengembangan.

Kronologi Penemuan Mayat

Penemuan jasad AH terjadi pada Sabtu (28/3/2026) di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Pemilik kios ayam geprek berinisial AL mengungkapkan awal mula penemuan jasad tersebut. Saat itu, AL sedang mudik Lebaran dan meninggalkan kios dalam penjagaan korban yang bekerja sebagai petugas freelance.

Menurut AL, dua karyawan lain juga pulang kampung sehingga korban menjaga kios seorang diri. AL sempat menghubungi karyawannya pada Jumat (27/3/2026) untuk memastikan kesiapan operasional kios yang rencananya akan dibuka kembali pada hari Sabtu. Namun, setelah mendapatkan balasan singkat, komunikasi tiba-tiba terputus, membuat AL curiga.

AL kemudian memutuskan kembali ke Bekasi dan tiba di kios pada Sabtu dini hari. Setibanya di lokasi, ia melihat rolling door dalam kondisi sedikit terbuka dan suasana kios tampak sepi. Setelah masuk, AL tidak menemukan para pekerjanya maupun motor operasional kios. Saat hendak mengambil stok ayam, ia membuka freezer dan melihat gulungan selimut mencurigakan.

Saat selimut itu diiris menggunakan pisau, AL melihat bagian yang menyerupai kulit manusia dan langsung melapor ke polisi. Petugas kepolisian yang datang kemudian memastikan bahwa jasad tersebut adalah AH. Jenazah selanjutnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan autopsi.

Proses Penyelidikan Berlangsung

Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan kasus ini. Meskipun dua pelaku telah ditangkap, motif dan kronologi lengkap pembunuhan belum sepenuhnya terungkap. Polisi terus meminta keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti untuk memperkuat kasus ini.

Tindakan yang Diambil oleh Pihak Berwajib

Setelah menemukan jasad AH, polisi segera melakukan pemeriksaan lanjutan dan memastikan bahwa jasad tersebut benar-benar milik korban. Selain itu, mereka juga melakukan penyelidikan terhadap lingkungan sekitar kios ayam geprek untuk mencari petunjuk lebih lanjut tentang keberadaan pelaku dan alur kejadian.

Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bahwa semua prosedur hukum dilakukan secara benar dan transparan. Mereka berkomitmen untuk memberikan keadilan kepada keluarga korban dan memastikan bahwa kasus ini dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *