Kotacimahi.com

Portal Berita Terkini

Polisi Buru Pelaku Pencurian Sadis di Halmahera Semarang dan Kondisi Korban Yovita

Penyelidikan Kasus Pembegalan di Semarang Timur

Polisi sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus pembegalan yang disertai penganiayaan terhadap seorang perempuan di Jalan Halmahera Raya, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang. Kejadian tersebut terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 06.45 WIB. Pada Senin (6/4/2026) pagi, sejumlah petugas kepolisian terlihat melakukan pemeriksaan di sekitar rumah korban yang menjadi lokasi kejadian.

Beberapa petugas mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, sementara yang lain melakukan patroli dan penyisiran area untuk mencari bukti-bukti tambahan. Upaya penyelidikan telah dimulai sejak Minggu setelah kejadian dilaporkan.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih memburu pelaku. “Saat ini anggota sedang lidik pelakunya, perkembangan nanti kami informasikan,” kata dia.

Sementara itu, Kapolsek Semarang Timur, Iptu Andy Susanto, menjelaskan bahwa pihaknya langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan. “Polsek langsung ke TKP dan korban kami dampingi saat di Puskesmas Halmahera,” jelas dia.

Iptu Andy menambahkan, penyelidikan dilakukan secara intensif dengan dukungan tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Semarang. “Saat ini kami bersama Jatanras melakukan penyelidikan secara intensif,” imbuhnya.

Laporan resmi dari keluarga korban sendiri baru dibuat pada Minggu malam sekitar pukul 23.30 WIB. Saat ini, kondisi korban masih dalam pemulihan sehingga belum dapat dimintai keterangan. Bhabinkamtibmas Karangtempel, Aipda Yuan Kurniawan, mengungkapkan bahwa korban masih dalam keadaan syok. “Korban masih dalam keadaan syok, jadi belum bisa dimintai keterangan. Kami fokus kumpulkan data dari petunjuk CCTV,” katanya.

Dia memastikan bahwa pengamanan di sekitar rumah korban juga dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif. “Kami dari kepolisian berupaya melakukan pengamanan,” ungkap dia.

Berdasarkan hasil sementara, kejadian berlangsung pada Minggu pagi sekitar pukul 06.45 WIB. Polisi juga mengumpulkan rekaman CCTV serta keterangan saksi untuk mengidentifikasi pelaku. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat beraktivitas di pagi hari di lingkungan permukiman.

“Warga diharapkan selalu waspada dan segera merespons jika ada kejadian mencurigakan,” pungkas Aipda Yuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *