Profil dan Perjalanan Karier Komjen Pol Muhammad Fadil Imran
Komjen Pol Muhammad Fadil Imran kini menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Petahana (Astamaops Polri). Pembaruan jabatan ini resmi diumumkan pada 5 Agustus 2025, dan menjadi bagian dari perubahan struktur organisasi di Mabes Polri. Jabatan tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat koordinasi strategi dan pengendalian operasional kepolisian secara nasional.
Posisi Astamaops bisa dianggap sebagai “tangan kanan” Kapolri dalam hal operasional. Meskipun sejajar dalam pengaruh dengan posisi seperti Kabareskrim atau Kabaharkam, fokus utama Astamaops adalah pada desain operasi besar dan koordinasi antar-unit. Struktur baru ini dirancang untuk menyederhanakan rantai komando dan mempercepat pengambilan keputusan dalam operasi yang berskala luas.
Fadil Imran lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 14 Agustus 1968. Ia lulus Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1991, seangkatan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sebelum menjabat Astamaops, ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri sejak 27 Maret 2023. Jabatan ini membuatnya mendapatkan pangkat Komjen setelah menggantikan Komjen Arief Sulistyanto yang pensiun.
Selain berkarier di bidang kepolisian, Fadil juga aktif di dunia olahraga. Ia menjabat sebagai Ketua Umum PBSI periode 2024–2028 dan menjadi Komisaris Independen Mining Industry Indonesia (MIND ID) sejak 10 Juni 2025. Dalam kapasitasnya sebagai komisaris independen, Fadil bekerja sama dengan Nugroho Widyotomo dan Carmelita Hartoto.
Jejak Karier dan Jabatan yang Pernah Diemban
Fadil Imran memiliki rekam jejak karier yang cukup panjang dalam dunia kepolisian. Berikut beberapa jabatan penting yang pernah ia emban:
- Wakasat Sabhara Polres Metro Jakarta Barat
- Kapolsek Metro Cengkareng tahun 1999
- Kapolsek Metro Tanah Abang tahun 2002
- Kasat III Ditreskrimum Polda Metro Jaya sekaligus Kapolres KP3 Tanjung Priok tahun 2008
- Wadirreskrimum Polda Metro Jaya tahun 2009
- Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri dan Dirreskrimum Polda Kepulauan Riau tahun 2011
- Kapolres Metro Jakarta Barat tahun 2013
- Anjak Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri tahun 2015
- Dirreskrimsus Polda Metro Jaya sekaligus Wadirtipideksus Bareskrim Polri tahun 2016
- Dirtipidsiber Bareskrim Polri tahun 2017
- Dirtipidter Bareskrim Polri tahun 2018
- Sahlisosbud Kapolri tahun 2019
- Kapolda Jawa Timur tahun 2020
- Kapolda Metro Jaya tahun 2020
- Kabaharkam Polri tahun 2023
- Astamaops Polri sejak 5 Agustus 2025
Sebelum menjabat Astamaops, Fadil juga menggantikan Komjen Akhmad Wiyagus yang kini menjabat Kabaintelkam Polri.
Kekayaan dan Laporan Harta Kekayaan
Dalam laporan harta kekayaan yang diterbitkan oleh KPK pada 31 Desember 2024, Komjen Pol Fadil Imran tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 7.323.016.249. Berikut rincian harta kekayaannya:
- Tanah dan Bangunan: Total Rp 2.998.760.000
- Tanah seluas 688 m² di Bekasi: Rp 865.000.000
- Tanah seluas 1080 m² di Bandar Lampung: Rp 80.120.000
- Tanah seluas 1415 m² di Bekasi: Rp 2.053.640.000
- Alat Transportasi dan Mesin: Total Rp 635.000.000
- Mobil Toyota Zenix tahun 2023: Rp 635.000.000
- Harta Bergerak Lainnya: Rp 0
- Surat Berharga: Rp 0
- Kas dan Setara Kas: Rp 3.689.256.249
- Harta Lainnya: Rp 0
Total kekayaan yang dimiliki Fadil Imran mencapai sekitar tujuh miliar tiga ratus dua puluh juta rupiah. Ia tidak memiliki hutang, sehingga jumlah kekayaan yang tercatat sepenuhnya merupakan aset pribadi.






























































