Bea Cukai Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 10 Kilogram Sabu
Petugas Bea Cukai Bengkalis kembali menunjukkan keberhasilannya dalam memerangi peredaran narkoba. Kali ini, mereka berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sebanyak 10 kilogram sabu dari Malaysia dan menangkap dua tersangka. Kejadian ini terjadi pada Jumat (1/8) pekan lalu dan menjadi bukti komitmen pihak Bea Cukai dalam menjaga wilayah Indonesia dari ancaman narkotika.
Tindakan yang dilakukan merupakan hasil kerja sama yang erat antara Bea Cukai Bengkalis, Kanwil DJBC Riau, Direktorat Interdiksi Narkotika DJBC, serta Subdit IV Ditipid Narkoba Bareskrim Polri. Kolaborasi ini memberikan dampak signifikan dalam menangani kasus penyelundupan narkoba yang semakin marak di daerah perbatasan.
Kepala Kantor Bea Cukai Bengkalis, Eka Mustika Galih Sayudo, menjelaskan bahwa keberhasilan ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima pada 31 Juli 2025. Informasi tersebut menyebutkan adanya aktivitas penyelundupan narkotika melalui jalur laut dari Malaysia menuju Bengkalis. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan langsung melakukan pemantauan dan profiling selama beberapa hari.
Hasilnya, tim berhasil menyita 10 bungkus sabu dengan total berat 10 kilogram. Dua orang yang diduga sebagai pemilik barang haram tersebut juga ditangkap. Keduanya adalah R (27 tahun) dan MR (25 tahun). Mereka beserta barang bukti langsung diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.
Galih menegaskan bahwa Bea Cukai Bengkalis akan terus memperkuat kerja sama dengan aparat penegak hukum untuk mencegah masuknya narkotika maupun barang ilegal ke wilayah Indonesia. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam memperketat pengawasan di wilayah perbatasan seperti Bengkalis.
“Kami berkomitmen menjaga wilayah Bengkalis tetap aman dari ancaman narkoba. Upaya seperti ini harus memberi efek jera bagi para pelaku,” ujarnya.
Pihak Bea Cukai juga menyatakan bahwa pengawasan dan penindakan akan terus ditingkatkan agar jaringan penyelundupan tidak memiliki ruang untuk beroperasi. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan dapat mengurangi risiko peredaran narkoba di wilayah setempat.
Selain itu, Bea Cukai juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung pemberantasan narkoba. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam membantu pihak berwajib dalam mengidentifikasi dan melaporkan kegiatan penyelundupan. Dengan kesadaran dan kepedulian masyarakat, diharapkan bisa menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan aman.
Bea Cukai Bengkalis menegaskan bahwa tindakan tegas dan profesional akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan pendekatan yang terstruktur dan kolaboratif, diharapkan dapat mengurangi jumlah kejahatan terkait narkoba di wilayah Bengkalis.






























































