Kotacimahi.com

Portal Berita Terkini

Rekaman CCTV Pagi Bikin Warga Indramayu Merinding, Gerombolan Motor Diduga Bawa Senjata Tajam Melintas di Plumbon

Kehadiran Geng Motor yang Memicu Kekhawatiran Warga Desa Plumbon

Pagi yang biasanya tenang di Desa Plumbon, Kecamatan dan Kabupaten Indramayu, tiba-tiba berubah menjadi mencekam. Pada Minggu dini hari, 10 Mei 2026, sekelompok pengendara motor diduga geng motor terlihat melintas dengan membawa benda menyerupai senjata tajam. Peristiwa ini membuat warga sekitar merasa resah dan khawatir.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.30 WIB, saat jalan desa masih sepi. Rekaman CCTV milik salah seorang warga yang merekam aksi rombongan tersebut kini menyebar luas di media sosial dan grup percakapan warga. Dalam video berdurasi sekitar satu menit, terlihat belasan sepeda motor melaju secara bergerombol dengan kecepatan tinggi di jalan desa yang masih sepi.

Suara knalpot bising terdengar memecah suasana subuh yang biasanya tenang. Beberapa pengendara tampak terus menggeber gas motor sambil melintas bersama rombongan. Yang membuat warga semakin khawatir, sejumlah pengendara dalam rekaman terlihat membawa benda panjang yang diduga senjata tajam. Meski kondisi video direkam dalam suasana minim cahaya, benda yang dibawa beberapa pengendara terlihat jelas saat terkena sorot lampu kendaraan.

Aksi rombongan motor tersebut sontak memicu ketakutan warga sekitar. Apalagi, kejadian serupa disebut sudah beberapa kali terjadi di wilayah tersebut dalam beberapa bulan terakhir. Salah seorang warga mengaku terbangun karena mendengar suara motor yang sangat keras saat rombongan melintas di jalan desa.

“Suara knalpotnya keras sekali, banyak motornya. Pas lihat dari rumah ternyata rombongan besar,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Menurutnya, warga kini mulai merasa waswas setiap memasuki waktu malam hingga dini hari karena khawatir terjadi bentrokan ataupun aksi kriminal.

“Takutnya mereka tawuran atau bikin keributan di jalan. Apalagi katanya ada yang bawa sajam,” katanya. Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Dalam beberapa kasus sebelumnya, aksi geng motor di sejumlah daerah sering berujung bentrokan, penganiayaan, hingga perusakan fasilitas umum.

Karena itu, kemunculan rombongan motor dalam jumlah besar pada jam rawan membuat masyarakat memilih lebih waspada. Beberapa warga mengaku kini enggan keluar rumah pada malam hingga menjelang pagi jika mendengar suara rombongan motor melintas. “Kalau dengar suara motor ramai sekarang takut. Kami pilih diam di rumah,” ujar warga lainnya.

Dalam rekaman CCTV, sebagian pengendara juga tampak tidak menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara secara lengkap. Mereka melaju beriringan sambil memenuhi badan jalan. Warga berharap aparat kepolisian segera meningkatkan patroli malam dan subuh di wilayah Indramayu, khususnya di titik-titik yang sering dilalui kelompok motor.

Masyarakat juga meminta adanya tindakan tegas terhadap kelompok yang dianggap meresahkan dan membahayakan keamanan lingkungan. “Harapan kami polisi lebih sering patroli, terutama menjelang subuh karena biasanya mereka lewat jam-jam segitu,” kata seorang warga.

Fenomena geng motor memang kembali menjadi perhatian masyarakat di sejumlah daerah. Selain konvoi dengan suara knalpot bising, keberadaan senjata tajam dalam rombongan membuat aksi mereka semakin menakutkan bagi warga. Tidak sedikit masyarakat yang khawatir aksi tersebut dapat memicu bentrokan antar kelompok ataupun tindak kriminal di jalanan.

Di sisi lain, kemunculan geng motor juga dinilai mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan warga yang sedang beristirahat pada malam hari. Hingga kini, rekaman CCTV gerombolan motor di Desa Plumbon masih ramai diperbincangkan warga dan terus beredar luas di media sosial. Banyak netizen mengaku khawatir melihat aksi rombongan tersebut karena dianggap membahayakan pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.

Situasi di Desa Plumbon sendiri dilaporkan kembali kondusif setelah rombongan motor tersebut melintas. Namun rasa cemas masih dirasakan sebagian warga yang takut aksi serupa kembali terjadi sewaktu-waktu. Masyarakat berharap aparat keamanan dapat segera mengambil langkah antisipasi agar wilayah mereka tetap aman dan tidak menjadi tempat munculnya aksi geng motor yang meresahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *