Aksi Pencurian di Minimarket Brebes, Kerugian Capai Belasan Juta Rupiah
Beberapa waktu lalu, dua minimarket di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menjadi sasaran aksi pencurian. Kedua kejadian tersebut terjadi dalam satu hari dan menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi pemilik toko. Dalam kasus ini, para pelaku khususnya mengincar rokok, yang merupakan barang dagangan utama di minimarket tersebut.
Pada Rabu (27/25/2026), seorang pelaku pencurian berhasil terekam kamera pengawas CCTV saat melakukan aksinya di sebuah minimarket yang berada di Jalur Pantura Desa Banjaranyar. Meskipun bekerja sendirian, pelaku tampak lihai dalam menjalankan aksinya dengan memanjat dan menjebol atap untuk masuk ke dalam toko. Akibat kejadian ini, ratusan bungkus rokok dari berbagai merek raib dibawa kabur oleh pelaku.
Saat ditemui oleh tim Kotacimahi.com, salah seorang karyawan minimarket bernama Rizal mengungkapkan bahwa aksi pembobolan baru diketahui setelah dirinya masuk ke dalam toko dan melihat kondisi yang berantakan. Ia menyebutkan bahwa rak rokok di toko dalam keadaan rusak dan banyak barang hilang. Rizal juga menduga bahwa pelaku menggunakan cara memanjat dan menjebol genting untuk masuk ke dalam toko.
Dari rekaman CCTV, pelaku terlihat hanya berdiri sendirian dan menggunakan sarung kepala. Dugaan ini semakin kuat karena tidak ada bukti adanya komplotan lain yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut.
Kerugian yang dialami oleh pemilik minimarket mencapai belasan juta rupiah akibat hilangnya puluhan bungkus rokok. Saat ini, pihak toko masih melakukan intervensi terhadap barang yang hilang dan memperbaiki kerusakan di bagian atap.
Pembobolan Minimarket di Jalan Gajah Mada
Selain kejadian di Desa Banjaranyar, minimarket di Jalan Gajah Mada, Brebes, juga disatroni maling pada Rabu (27/25/2026) dinihari. Kejadian ini juga menimbulkan kerugian hingga belasan juta rupiah, dengan puluhan bungkus rokok dari berbagai merek hilang.

Menurut informasi yang diperoleh, aksi pembobolan di minimarket ini baru diketahui ketika seorang karyawan hendak membuka tokonya sekitar pukul 09.00 WIB. Ia kaget karena melihat kondisi toko dalam keadaan berantakan. Setelah menemukan kerusakan pada atap, ia langsung melaporkan kejadian tersebut ke atasannya dan Polres Brebes.
Salah seorang karyawan bernama Saroji mengatakan bahwa saat ia masuk ke dalam toko, semua pintu dalam keadaan terkunci dan rak rokok dalam kondisi rusak. Ia menduga bahwa pelaku memanjat tembok dari depan dan kemudian menjebol genting serta atap untuk masuk ke dalam toko.
Saroji menambahkan bahwa saat ini pihak minimarket sedang melakukan intervensi terhadap kerugian yang dialami. Namun, hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut tentang identitas pelaku atau upaya penangkapan yang dilakukan oleh aparat kepolisian.
Penanganan Kasus Oleh Polres Brebes
Kapolsek Brebes AKP Prapto mengonfirmasi bahwa kedua kejadian pembobolan minimarket tersebut ditangani langsung oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Brebes. Menurutnya, kasus ini tidak dilaporkan ke Polsek, tetapi langsung ditangani oleh polres karena tingkat kerugian yang cukup besar.
Tim Inavis Satreskrim Polres Brebes bersama Unit Resmob telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah karyawan minimarket. Proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait aksi pencurian yang terjadi di dua minimarket di Brebes. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan segala kecurigaan yang mereka temui.








Leave a Reply