Tren Teknologi 2025: ASUS Memperkenalkan Rangkaian Produk Inovatif
Tren teknologi global pada tahun 2025 semakin menunjukkan arah yang jelas, yaitu integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam berbagai perangkat komputasi. Tidak hanya untuk kebutuhan produktivitas, AI juga mulai memengaruhi dunia hiburan dan kreativitas. Sebagai salah satu pemain utama di industri perangkat keras, ASUS merespons tren ini dengan meluncurkan rangkaian produk terbaru yang mencakup berbagai segmen pasar.
Peluncuran produk-produk baru ini dilakukan dalam acara bertajuk “Together We Win, Together We Grow” yang digelar di Yogyakarta. Acara ini tidak hanya menampilkan laptop AI konsumer, tetapi juga laptop gaming kelas dunia, PC desktop all-in-one, handheld gaming PC, serta berbagai aksesoris pendukung. Produk-produk tersebut telah dirilis secara bertahap sejak semester pertama 2025 dan kini tersedia secara luas di Indonesia.
Laptop AI dengan Performa NPU 45+ TOPS
Pasar laptop AI di Indonesia diprediksi akan mengalami pertumbuhan pesat seiring meningkatnya kebutuhan perangkat yang mampu memproses AI secara lokal tanpa bergantung penuh pada cloud. ASUS memperkuat posisi mereka dengan meluncurkan jajaran laptop AI yang melebihi standar Copilot+ PC.
Setiap laptop AI dari ASUS dilengkapi Neural Processing Unit (NPU) dengan kecepatan 45+ TOPS. Dengan NPU ini, laptop mampu memproses bahasa alami, pengenalan gambar, dan optimisasi performa secara real-time, sambil menjaga konsumsi daya tetap efisien. Pengguna juga memiliki pilihan platform sesuai ekosistem favorit mereka, seperti Intel Core Ultra Series, AMD Ryzen AI Series, atau Qualcomm Snapdragon X Series.
Pilihan Model untuk Segala Segmen
ASUS menempatkan laptop AI sebagai perangkat yang relevan bagi semua kalangan, mulai dari pelajar hingga profesional. Beberapa model yang ditawarkan antara lain:
- Vivobook S14 (S3407QA & S3407CA): Desain tipis dengan baterai 70WHrs yang tahan hingga 16 jam.
- Vivobook S14 M3407HA: Menyediakan keseimbangan antara performa AI dan grafis, cocok untuk multitasking berat.
- Vivobook 14 (A1407CA, A1407QA, M1407KA): Opsi entry-level untuk pengguna yang ingin mengadopsi teknologi AI dengan harga terjangkau.
- Zenbook S14 OLED UX5406SA: Desain ultra-tipis dengan layar OLED berkualitas tinggi, material inovatif Ceraluminum, dan daya tahan baterai seharian.
Dengan portofolio yang luas, ASUS berusaha memastikan bahwa adopsi AI tidak hanya terbatas pada segmen premium saja.
Ekosistem Gaming Lengkap untuk Semua Kalangan
ASUS ROG telah menjadi ikon di dunia gaming sejak 2015. Pada 2025, ASUS memperluas ekosistem gaming-nya untuk mencakup berbagai level gamer. Beberapa model yang diperkenalkan antara lain:
- ASUS Gaming K16 K3607 & V16 V3607: Laptop gaming serbaguna dengan bobot kurang dari 2 kg.
- TUF Gaming F16: Tahan banting dengan sertifikasi militer, desain 17,9 mm, siap memainkan game AAA.
- ROG Zephyrus G14 & G16: Kombinasi portabilitas, desain premium, dan performa tinggi untuk gamer sekaligus kreator.
- ROG Strix SCAR & G Series: Dilengkapi refresh rate tinggi, pendinginan canggih, dan spesifikasi kelas atas untuk kompetisi eSports.
Ekosistem ini dirancang agar setiap gamer, baik kasual maupun profesional, dapat menemukan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Inovasi Form Factor: Dari Laptop-Tablet hingga Konsol Handheld
Salah satu sorotan acara adalah ROG Flow Z13, laptop gaming yang juga berfungsi sebagai tablet dengan bobot hanya 1,2 kg. Perangkat ini menggunakan sistem unified quad channel RAM yang mampu mencapai VRAM hingga 48GB, menjadikannya salah satu tablet gaming paling bertenaga di dunia.
Selain itu, ASUS juga meluncurkan ROG Ally X, konsol handheld berbasis Windows yang memadukan performa tinggi dengan portabilitas. Gamer bisa menikmati game PC di mana saja tanpa kompromi.
Strategi ASUS di Pasar Indonesia
Menurut Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia, keberhasilan ASUS di pasar Asia Pasifik dan Indonesia didorong oleh inovasi berkelanjutan dan komitmen menghadirkan pengalaman pengguna terbaik. “Sebagai market leader, kami bertanggung jawab untuk menghadirkan pengalaman AI premium dan juga pengalaman gaming terbaik,” ujarnya.
Dengan jajaran laptop AI dan ekosistem gaming selengkap ini, ASUS tidak hanya menjual perangkat, tetapi juga membangun lingkungan teknologi yang terintegrasi, mulai dari produktivitas, hiburan, hingga kreasi konten. Kehadiran produk-produk ASUS 2025 di Yogyakarta menjadi penanda bahwa pasar perangkat AI dan gaming di Indonesia semakin kompetitif. ASUS memanfaatkan momentum ini untuk mengukuhkan diri sebagai pemimpin di dua segmen yang tengah naik daun.
Bagi konsumen, keberagaman model yang ditawarkan berarti lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan, sementara bagi industri, ini menandai era baru di mana AI dan gaming tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling melengkapi dalam satu ekosistem teknologi.






























































