Desain Klasik yang Diperbarui dengan Sentuhan Modern
Galaxy Watch 8 Classic hadir sebagai perwujudan dari desain ikonik yang khas, namun dilengkapi dengan inovasi terbaru. Meskipun memiliki nama “Classic”, model ini mengusung desain baru bernama Cushion Design, mirip dengan Galaxy Watch Ultra tahun lalu. Bentuknya yang bulat dipadukan dengan frame berbentuk segi delapan yang tebal, memberikan perlindungan ekstra pada layar dari benturan.
Material yang digunakan untuk bodi jam tangan ini adalah stainless steel premium, sementara layarnya dilapisi Sapphire Crystal Glass yang lebih tahan gores dibandingkan tempered glass biasa. Dengan diameter 46 mm, Galaxy Watch 8 Classic menawarkan kesan maskulin, terutama ketika dipadukan dengan rotating bezel fungsional yang bisa diputar untuk navigasi menu.
Layar Super AMOLED 1,34 inci dengan resolusi 438×438 pixel mampu mencapai kecerahan hingga 3.000 nits, menjadikannya tetap jelas bahkan di bawah terik matahari. Tampilan yang tajam dan nyaman ini memperkuat pengalaman pengguna saat berinteraksi dengan jam tangan pintar ini.
Sistem Strap Hybrid dengan Dynamic Lug
Galaxy Watch 8 Classic dilengkapi mekanisme Dynamic Lug System yang dirancang untuk memudahkan pemasangan dan pembongkaran strap sekaligus meningkatkan kenyamanan dan akurasi sensor. Strap bawaannya adalah Hybrid Band berukuran 20mm, yang menggabungkan silikon di bagian dalam untuk kenyamanan dan kulit di bagian luar untuk tampilan premium.
Tersedia juga opsi strap lain seperti Sport Band, Fabric Band, dan Athleisure Band yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Varian warna yang ditawarkan hanya dua, yaitu Black dan White, keduanya dengan bodi silver elegan.
Spesifikasi Teknis yang Setara dengan Galaxy Watch Ultra
Di balik desain klasiknya, Galaxy Watch 8 Classic membawa jeroan flagship yang kompetitif. Berikut beberapa spesifikasi utamanya:
- Chipset: Exynos W1000 Penta Core (3nm)
- RAM: 2 GB
- Memori internal: 64 GB
- Baterai: 445 mAh (klaim daya tahan hingga 40 jam)
- Sistem operasi: WearOS 6 berbasis One UI 8 Watch
Konektivitasnya juga lengkap, termasuk Bluetooth 5.3, WiFi 2,4/5 GHz, NFC, serta GPS dual frequency yang lebih akurat. Dengan spesifikasi ini, Galaxy Watch 8 Classic siap menghadirkan pengalaman pengguna yang optimal.
Fitur Kesehatan dan AI yang Lebih Canggih
Samsung telah membekali Galaxy Watch 8 Classic dengan BioActive Sensor yang sama seperti di Galaxy Watch Ultra, lengkap dengan sensor suhu, barometer, akselerometer, giroskop, hingga sensor cahaya. Beberapa fitur kesehatan unggulan antara lain:
- Bedtime Guidance: Panduan tidur berbasis ritme sirkadian.
- Vascular Load: Metrik unik untuk memantau stres pada pembuluh darah saat tidur.
- Antioxidant Index: Mengukur kadar karotenoid tubuh dalam 5 detik.
- Running Coach: Rencana latihan personal dengan panduan waktu nyata.
- High Stress Alert: Peringatan stres tinggi untuk mencegah kelelahan berlebih.
- Energy Score berbasis AI: Menggabungkan metrik fisik dan mental untuk memberi gambaran tingkat energi harian Anda.
Dengan integrasi AI ini, Galaxy Watch 8 Classic tidak hanya merekam data, tetapi juga memberi insight yang memotivasi gaya hidup sehat.
Pengalaman Penggunaan yang Menyenangkan
Dalam penggunaan sehari-hari, Galaxy Watch 8 Classic terasa nyaman di pergelangan tangan, terutama bagi pengguna dengan postur besar. Navigasi melalui rotating bezel sangat intuitif, dan layar super terang membuat interaksi mulus di segala kondisi cahaya.
Fitur kesehatannya terasa menyeluruh, mulai dari olahraga, pola tidur, hingga manajemen stres. Samsung seakan menghadirkan asisten pribadi mini yang selalu siap memberi saran dan peringatan demi menjaga kebugaran.
Baterai smartwatch ini juga awet. Dalam pengujian sepekan, jika terkoneksi dengan smartphone dan aplikasi Galaxy Wearable, Galaxy Watch 8 Classic mampu bertahan seharian lebih tanpa perlu dicas.
Harga dan Kesimpulan
Dengan harga sekitar Rp 6 jutaan, Galaxy Watch 8 Classic menawarkan paket lengkap: desain premium, daya tahan tinggi, fitur AI canggih, dan ekosistem WearOS terbaru. Meski pasar smartwatch kini dipenuhi oleh kompetitor, Samsung membuktikan bahwa kombinasi desain ikonik rotating bezel dan teknologi modern masih punya tempat di hati para penggemarnya.






























































