Penangkapan Dwi Hartono dan Kabar Menghebohkan tentang Istrinya
Dwi Hartono, seorang pengusaha sekaligus motivator yang dikenal luas di media sosial, kini harus berurusan dengan hukum setelah ditetapkan sebagai otak intelektual dalam pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN Cempaka Putih, Muhammad Ilham Pradipta (37). Penangkapan ini dilakukan oleh Polda Metro Jaya, dan kini Dwi tengah menjalani proses hukum di tahanan.
Di balik penangkapan tersebut, muncul kabar mengejutkan terkait istri Dwi, Andreana Wulandari. Ia disebut-sebut melarikan diri bersama anaknya di tengah malam, sebuah tindakan yang sempat terekam oleh kamera pengawas (CCTV). Hal ini memicu spekulasi mengenai peran serta keberadaannya saat kasus ini terjadi.
Isu Terkait Keterlibatan Istri Dwi Hartono
Seorang mantan karyawan Dwi Hartono mengungkap informasi melalui akun TikTok-nya. Menurut kesaksian tersebut, Andreana kabur sebelum aparat datang ke rumah pasangan itu. Ia pergi diam-diam sekitar pukul 12 malam bersama buah hatinya. Akun tersebut juga menyebutkan bahwa kediaman Dwi Hartono didatangi intel pada pukul 3 pagi, namun saat dicek melalui CCTV, rumah tersebut sudah kosong. Informasi ini memperkuat dugaan bahwa istri Dwi tidak hadir saat aparat melakukan penyelidikan.
Aktivitas Terakhir Sang Istri
Sebelum kabar pelariannya menyebar, Andreana Wulandari masih aktif berjualan pakaian melalui platform TikTok. Namun, akun Instagram pribadinya kini dikunci rapat, sehingga tidak bisa diakses oleh publik. Hal ini memperkuat dugaan bahwa ia sedang mencoba menghindari perhatian publik dan media.
Selain itu, mantan karyawan Dwi Hartono juga menyampaikan bahwa kondisi ekonomi keluarga tersebut mulai merosot dalam tiga tahun terakhir. Ini menjadi pertanyaan besar mengenai alasan Andreana melarikan diri, apakah karena tekanan hukum atau faktor ekonomi.
Kronologi Kasus Pembunuhan
Korban, Muhammad Ilham Pradipta, diculik oleh empat orang yaitu AT, RS, RAH, dan RW. Penculikan terjadi di area parkir sebuah swalayan di Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Rabu, 20 Agustus 2025. Keesokan harinya, jasad Ilham ditemukan di semak belukar kawasan Serang Baru, Bekasi, dengan kondisi tangan dan kaki terikat serta mata dilakban. Jenazah kemudian dimakamkan di TPU Situ Gede, Kota Bogor, pada 21 Agustus 2025.
Profil Dwi Hartono
Dwi Hartono lahir di Lahat, Sumatera Selatan, pada 6 Oktober 1985. Meskipun lahir di sana, ia tumbuh di Rimbo Bujang, Jambi, sebelum akhirnya merantau ke Pulau Jawa. Melalui akun media sosialnya dengan nama @klanhartono, Dwi sering menampilkan citra sebagai motivator dan wirausahawan. Ia mengaku bergerak di berbagai bidang bisnis, mulai dari properti, perkebunan, fashion, skincare, hingga pendidikan.
Namun, kini perjalanan hidup Dwi Hartono yang dulu kerap membagikan kata-kata motivasi di media sosial berubah drastis. Dari seorang pengusaha yang sering pamer kemesraan dengan istri, ia justru menjadi tersangka otak pembunuhan. Perubahan ini menjadi perhatian besar bagi masyarakat dan media.





























































