Penyidik KPK Mengamankan Mobil Landcruiser Terkait Kasus Pemerasan Sertifikat K3
Penyidik Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK) telah mengamankan satu unit mobil Landcruiser dari seorang pejabat di Kementerian Ketenagakerjaan yang memiliki inisial CFH. Mobil tersebut diduga terkait dengan kasus pemerasan dalam penerbitan sertifikat K3, yang menyeret eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyidik menduga aset tersebut berasal atau terkait dengan dugaan tindak pemerasan dalam penerbitan sertifikat K3 di Kementerian Ketenagakerjaan. Informasi ini disampaikan kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK pada Rabu (27/8/2025).
Budi menegaskan bahwa CFH akan dipanggil oleh KPK untuk dimintai keterangan terkait mobil bernopol B 8770 ML tersebut. Ia juga meminta agar pihak yang terlibat dalam pemindahan kendaraan bersikap kooperatif dan menyerahkan kendaraan tersebut kepada penyidik untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.
“Kepada pihak-pihak yang memindahkan, KPK mengimbau agar kooperatif dan secara langsung menyerahkan kendaraan tersebut untuk diperiksa dan diteliti oleh penyidik,” ujar Budi.
Sebelumnya, penyidik KPK mendapatkan informasi mengenai adanya tiga mobil mewah yang dipindahkan dari rumah dinas Noel. Mobil tersebut diduga memiliki kaitan dengan perkara pemerasan sertifikat K3.
Menurut Budi, penyidik menemukan adanya sejumlah mobil seperti Land Cruiser, Mercy, dan BAIC yang dipindahkan dari rumah dinas Wamen pasca kegiatan tangkap tangan. Hal ini menjadi salah satu indikasi bahwa ada upaya untuk menyembunyikan bukti-bukti terkait kasus korupsi yang sedang ditangani oleh KPK.
Dalam penggeledahan rumah dinas Noel, KPK juga berhasil mengamankan empat ponsel yang disembunyikan di plafon rumah serta satu unit mobil Toyota Alphard. Penggeledahan ini dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan terkait dugaan adanya aliran dana yang tidak sah dalam kasus pemerasan sertifikat K3.
Pengamaman mobil dan barang-barang lainnya menunjukkan bahwa KPK semakin giat melakukan pemeriksaan terhadap seluruh aspek yang terkait dengan kasus ini. Selain itu, langkah-langkah yang diambil oleh KPK bertujuan untuk memastikan bahwa semua bukti yang relevan dapat dikumpulkan dan diproses secara hukum.
KPK juga berharap agar para pihak yang terlibat dalam kasus ini dapat bekerja sama sepenuhnya dalam proses penyidikan. Dengan demikian, kasus ini bisa diselesaikan secara transparan dan sesuai dengan prinsip hukum yang berlaku.
Selain mobil dan ponsel, KPK juga sedang melakukan pemeriksaan terhadap dokumen-dokumen penting yang diduga berkaitan dengan dugaan tindakan korupsi. Proses penyidikan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan bagi publik dan membantu proses penegakan hukum yang lebih efektif.
Dengan penangkapan dan pengamaman aset-aset yang diduga terkait dengan kasus pemerasan sertifikat K3, KPK menunjukkan komitmennya untuk memberantas korupsi dan memastikan keadilan dalam sistem pemerintahan.






























































