Peristiwa Penjarahan Rumah Mertua Surya Utama
Anggota DPR RI nonaktif, Surya Utama atau dikenal dengan nama panggung Uya Kuya, akhirnya angkat bicara mengenai kasus penjarahan rumah mertuanya di Duren Sawit, Jakarta Timur. Ia menegaskan bahwa pihaknya meminta para pelaku segera mengembalikan barang-barang yang telah diambil dari rumah tersebut.
Uya menyampaikan harapannya agar para pelaku dapat berinisiatif mengembalikan barang-barang yang masih ada dalam kepemilikan mereka. Menurutnya, pengembalian bisa dilakukan melalui ketua Rukun Warga (RW) setempat. “Saya menghimbau agar pihak pelaku yang mengambil barang, terutama kucing, foto-foto, dan surat-surat penting, segera mengumpulkan barang tersebut ke ketua RW,” ujarnya saat memberikan pernyataan di Polres Metro Jakarta Timur, Rabu (3/9/2025).
Selain itu, fokus utama Uya saat ini adalah memperbaiki kondisi tempat tinggal mertuanya serta mencari kucing dan barang-barang yang hilang. “Kucing yang sudah kami temukan hingga tadi malam ada tiga ekor. Kami juga mendapatkan informasi bahwa beberapa kucing lainnya masih ada,” tambahnya.
Uya juga menyampaikan bahwa polisi telah menemukan sebagian barang yang hilang, meski ia belum sempat melihat seluruhnya. “Beberapa barang yang kembali belum sepenuhnya terlihat, tetapi polisi telah menemukan satu bundle yang berisi foto istri dan dokumen seperti akta jual beli. Namun, kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.
Penetapan 10 Orang sebagai Tersangka
Polres Metro Jakarta Timur telah menetapkan 10 orang sebagai tersangka dalam kasus penyerangan dan penjarahan rumah mertua Uya Kuya yang terjadi pada Sabtu (30/8/2025). Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan, menjelaskan bahwa total ada 18 orang yang diamankan, namun hanya 10 yang ditetapkan sebagai tersangka.
“Ada 18 orang yang diamankan sampai tadi malam, 10 orang ditetapkan sebagai tersangka dari dua perkara di TKP rumah Uya Kuya. Ada empat orang yang terlibat dalam penyerangan petugas, dan enam orang terlibat dalam penjarahan,” kata Dicky saat dikonfirmasi, Rabu.
Dicky menambahkan bahwa delapan orang lainnya telah dipulangkan karena tidak terbukti melakukan tindak pidana. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pencarian terhadap pelaku lain yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.
“Anggota di lapangan sedang mencari pelaku-pelaku lainnya. Kemungkinan ada tambahan tersangka, dan akan diupdate secara berkala,” ungkapnya.






























































