Dosen Universitas Pendidikan Indonesia Dilaporkan Hilang
Seorang dosen dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dikabarkan hilang. Informasi ini disampaikan oleh pihak keluarga yang telah melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Bandung. Humas UPI, Vidi Sukmayadi, mengonfirmasi bahwa Faujian Esa Gumilar memang dilaporkan hilang.
Menurut Vidi, Faujian dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak enam hari lalu. Terakhir kali ia bertemu dengan keluarga adalah pada tanggal 29 Agustus untuk berpamitan pergi ke kampus. Saat itu, tidak ada tanda-tanda kecemasan atau kekhawatiran dari pihak keluarga.
Pihak UPI juga turut serta dalam upaya pencarian Faujian. Vidi menyebutkan bahwa saat ini Dekanat dan Prodi masih terus berkoordinasi dengan keluarga untuk mempercepat proses pencarian. Hingga kini, keberadaan Faujian masih dalam penelusuran intensif.
Sebelum menghilang, sepeda motor milik Faujian ditemukan terparkir di minimarket kawasan Cikole, Kembang, Kabupaten Bandung Barat. Setelah ditemukan, sepeda motor tersebut sudah diambil oleh pihak keluarga. Informasi ini menjadi salah satu petunjuk yang bisa digunakan dalam proses pencarian.
Vidi mengimbau masyarakat untuk memberikan doa agar Faujian dapat segera ditemukan dan kembali bersama keluarganya. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pihak kampus, keluarga, dan aparat kepolisian dalam menyelesaikan kasus ini.
Faujian Esa Gumilar merupakan dosen di Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), jurusan Pendidikan Sejarah. Sebagai seorang pendidik, ia memiliki peran penting dalam dunia akademik dan pengajaran. Kepergiannya yang mendadak menimbulkan kekhawatiran baik dari rekan kerja maupun para mahasiswa yang pernah mengikuti kuliahnya.
Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam pencarian Faujian antara lain:
- Perjalanan terakhir yang ia lakukan
- Hubungan dengan teman-teman atau rekan kerja
- Riwayat kesehatan mental dan fisik
- Kehadiran di lokasi-lokasi tertentu sebelum menghilang
Selain itu, pihak keluarga juga sedang melakukan koordinasi dengan lembaga-lembaga terkait untuk mencari informasi tambahan. Mereka berharap adanya bantuan dari masyarakat luas, termasuk para alumni atau mantan mahasiswa Faujian yang mungkin memiliki informasi penting.
Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran masyarakat dalam membantu proses pencarian orang hilang. Dengan kolaborasi yang baik, peluang untuk menemukan seseorang yang hilang akan semakin besar.






























































