Pemuda di Medan Dikeroyok Tiga Orang, Salah Satunya Mantan Polisi
Seorang pemuda bernama Bintang Perdana Hadi Atmaja (20 tahun) asal Gang Arika, Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua harus dirawat di rumah sakit setelah mengalami pengeroyokan. Kejadian ini diduga dilakukan oleh tiga orang, salah satunya adalah seorang mantan anggota polisi yang biasa dipanggil Acoi. Selain itu, terdapat dua pelaku lainnya yang masih dalam pencarian.
Bintang mengalami luka-luka yang cukup parah hingga akhirnya harus berbaring di ranjang rumah sakit. Ia sempat muntah-muntah dan merasakan nyeri yang menjalar ke seluruh tubuhnya. Peristiwa ini terjadi pada hari Minggu (14/9), sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, ibu korban, Rika Andayani (44 tahun), mendengar kabar dari tetangga bahwa anaknya sedang dianiaya.
Setelah menerima informasi tersebut, Rika langsung bergegas keluar rumah. Ia menemukan Bintang dalam kondisi tidak sadarkan diri dan segera membawanya ke rumah sakit. “Saat itu saya melihat anak saya sudah tergeletak di jalan, sementara ketiga pria itu langsung melarikan diri,” ujar Rika, Selasa (16/9).
Setelah kejadian, keluarga langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Deli Tua agar para pelaku segera ditangkap. Saat ini, Bintang masih menjalani perawatan medis karena cedera yang dialaminya. “Saya memohon kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap para pelaku, karena perbuatan mereka telah menyebabkan anak saya dalam kondisi yang sangat memprihatinkan,” tambah Rika.
Paman korban, Iwan, menjelaskan bahwa pengeroyokan ini diduga bermula dari sebuah konflik antara Bintang dengan para pelaku. Menurutnya, Bintang menegur para pelaku yang sering menggoda adik perempuannya yang masih berstatus sebagai pelajar. Godaan yang dilakukan oleh pelaku dinilai mengganggu dan bahkan berpotensi menjadi pelecehan verbal.
Ketika Bintang menegur mereka, para pelaku tidak terima dan akhirnya melakukan pengeroyokan terhadap korban. “Mereka mengganggu adik perempuannya, sehingga si Abang atau korban ini tidak terima dan menegur mereka,” ujar Iwan.
Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Deli Tua Kompol Panggil Sarianto Simbolon menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban. Mereka akan segera melakukan pemeriksaan terhadap korban, saksi, dan terduga pelaku. “Laporan sudah diterima. Pasti kami proses,” ungkapnya.
Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran masyarakat dalam menghadapi konflik secara damai. Terlebih lagi, jika ada indikasi adanya tindakan kriminal, maka perlu segera dilaporkan ke pihak berwajib agar bisa segera ditangani.






























































