Petani Lansia Tewas di Persawahan Akibat Serangan Lebah
Di tengah suasana persawahan yang biasanya tenang, Dukuh Mijensari, Desa Kambangan, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, tiba-tiba menjadi tempat mencekam setelah seorang petani lansia ditemukan meninggal di lahannya sendiri pada Senin (16/2/2026) malam. Korban yang diketahui bernama Robul Rasiun (75), warga Dukuh Kambangan Selatan, Desa Kambangan, Kecamatan Blado, diduga meninggal akibat sengatan lebah jenis tawon gong.
Menurut informasi yang diperoleh, korban sebelumnya berpamitan kepada keluarga sekira pukul 13.30 untuk menengok sawah miliknya. Namun hingga waktu maghrib, korban tidak kunjung pulang. Keluarga mulai khawatir dan melakukan pencarian di sekitar rumah serta bertanya kepada tetangga, tetapi tidak ada yang mengetahui keberadaannya.
Pencarian dilanjutkan ke area persawahan. Sekira pukul 21.00, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak telungkup miring di tengah sawah dan sudah tidak bernyawa. Kasat Reskrim Polres Batang, Iptu Albertus Sudaryono mengatakan, tubuh korban masih dikerubungi lebah. “Di tubuh korban ditemukan banyak lebah jenis tawon gong yang masih menempel.” Setelah itu jenazah dievakuasi menggunakan ambulans desa ke rumah duka.
Dari hasil pemeriksaan tenaga medis dari Puskesmas Blado II, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun terdapat banyak luka sengatan lebah di hampir seluruh bagian tubuh korban, bahkan beberapa sengat masih menancap. “Perkiraan waktu kematian sekira tiga sampai empat jam sebelum ditemukan,” ujarnya.
Polisi menduga korban meninggal akibat serangan lebah yang masif, diperparah kemungkinan kondisi hipotermia karena berada cukup lama di area persawahan terbuka. Tim Inafis Polres Batang yang melakukan olah TKP juga memastikan tidak ada unsur tindak pidana.
Iptu Albertus menyebutkan jika peristiwa semacam ini bukan yang pertama. Pada hari yang sama sekira pukul 11.30, dua petani lain dilaporkan sempat diserang lebah di lokasi tersebut dan kini masih menjalani perawatan di Puskesmas Bandar I. Bahkan sehari sebelumnya, Minggu (15/2/2026), beberapa warga yang melintas di area persawahan itu juga sempat diserang, meski tidak mengalami luka serius.
Diduga, koloni tawon gong bersarang di sekitar area persawahan dan menjadi agresif. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga, khususnya petani untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya satwa liar di area persawahan, terutama jika ditemukan sarang tawon atau lebah yang dapat menyerang secara tiba-tiba dan berkelompok.
Penyebab Kematian Korban
Korban ditemukan dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Banyak luka sengatan lebah ditemukan di tubuhnya, dengan beberapa sengat masih menancap. Ini menunjukkan bahwa korban mungkin mengalami serangan berulang dari lebah yang agresif. Para ahli medis memperkirakan bahwa waktu kematian korban sekitar tiga hingga empat jam sebelum ditemukan.
Tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik yang ditemukan, sehingga polisi yakin bahwa penyebab kematian adalah sengatan lebah. Namun, faktor lingkungan seperti cuaca dingin dan paparan udara terbuka juga bisa berkontribusi terhadap kondisi korban.
Kejadian Serupa Sebelumnya
Ini bukan kali pertama kejadian serupa terjadi di wilayah tersebut. Pada hari yang sama, dua petani lainnya dilaporkan mengalami serangan lebah. Mereka kini sedang menjalani perawatan di Puskesmas Bandar I. Bahkan sehari sebelumnya, beberapa warga yang melintas di area persawahan juga sempat diserang oleh lebah, meskipun tidak mengalami luka serius.
Kejadian ini menunjukkan bahwa wilayah persawahan di sekitar Dukuh Mijensari memiliki risiko tinggi terhadap serangan lebah, terutama tawon gong. Koloni lebah ini cenderung agresif dan bisa menyerang secara tiba-tiba, terutama jika mereka merasa terganggu atau terancam.
Tips untuk Warga dan Petani
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi warga, khususnya petani, untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya satwa liar di area persawahan. Beberapa langkah pencegahan yang bisa diambil antara lain:
- Menghindari area yang diketahui berisiko tinggi, terutama saat cuaca dingin.
- Memperhatikan tanda-tanda adanya sarang lebah atau tawon.
- Membawa perlengkapan pelindung saat bekerja di persawahan.
- Menghindari bergerak cepat atau membuat suara keras yang bisa menarik perhatian lebah.
Dengan kesadaran dan persiapan yang baik, risiko serangan lebah dapat diminimalkan.






























































