Kejahatan Pembegalan Kembali Terjadi di Semarang, Rekaman CCTV Beredar di Internet
Kota Semarang kembali dihebohkan oleh kejadian kejahatan pembegalan yang terjadi pada dini hari. Peristiwa tersebut berlangsung di Jalan WR Supratman, Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, pada Selasa (17/2/2026). Informasi mengenai peristiwa ini terekam dalam kamera CCTV dan kini beredar luas di internet.
Rekaman video menunjukkan momen saat dua orang pelaku yang berboncengan sepeda motor melancarkan aksinya sekitar pukul 00.10. Dalam rekaman tersebut, terlihat motor pelaku menabrak bagian depan kendaraan korban, sehingga membuat situasi tidak terkendali. Salah satu pelaku turun dari motornya dan melakukan tindakan agresif terhadap korban.
Korban berusaha menyelamatkan diri dengan memutar balik kendaraannya, namun upaya tersebut gagal. Motor korban oleng dan keduanya terjatuh ke aspal. Setelah terjatuh, kedua pelaku mendekati korban. Meskipun situasi dalam rekaman kurang jelas, beberapa detik kemudian kedua korban memilih melarikan diri dengan berlari meninggalkan motornya.
Beberapa saat setelahnya, salah satu pelaku memberdirikan dan menaiki motor korban yang tergeletak. Pelaku sempat tidak langsung pergi, tampak beberapa orang berada di sekitar lokasi, sebelum akhirnya kabur membawa motor korban.
Dari informasi yang dikumpulkan, motor yang dibawa kabur oleh pelaku adalah Honda Beat Deluxe. Kanit Reskrim Polsek Semarang Barat, AKP Suprapto, telah mengonfirmasi adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa pembegalan terjadi pada dini hari dan langsung ditangani oleh petugas piket.
“Peristiwanya tadi dini hari. Anggota piket langsung ke lokasi,” ujar AKP Suprapto. Ia menambahkan bahwa korban mengalami luka lecet akibat terjatuh saat mencoba menghindari pelaku. Hingga saat ini, korban baru membuat laporan secara lisan. “Korban dihadang, putar balik, jatuh, lecet. Luka karena jatuh. Saat ini masih laporan lisan. Untuk laporan resmi besok korban akan kembali lagi,” tambahnya.
Menurut AKP Suprapto, korban juga masih mengurus administrasi karena surat kendaraan bermotor (STNK) berada di dalam motor yang dibawa kabur pelaku. Selain itu, korban juga akan mengurus klaim asuransi lantaran kejadian terjadi di hari libur.
Pihak kepolisian telah memastikan penyelidikan terus dilakukan. Polisi telah mendatangi lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan serta rekaman CCTV sebagai bahan pendalaman. “Kami akan terus patroli rutin, subuh, siang, sore, dan malam,” tegas AKP Suprapto.
Dia menambahkan bahwa berdasarkan pemetaan kepolisian, kawasan BK Simongan dan Jalan WR Supratman termasuk wilayah yang rawan tindak kejahatan jalanan. Oleh karena itu, patroli akan ditingkatkan, terlebih menjelang bulan puasa dan Lebaran. “Apalagi menjelang puasa dan menjelang Lebaran, melalui patroli atau kegiatan yang ditingkatkan,” pungkasnya.
Sementara itu, dari keterangan yang beredar di internet, pelaku disebut berjumlah dua orang dan menggunakan motor jenis Beat Deluxe warna hitam. Salah satu di antara pelaku juga disebut memiliki tato di sebelah kiri tubuhnya. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika memiliki informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus tersebut.





























































