Anggota DPRD Muara Enim Ditangkap dalam OTT Terkait Penerimaan Suap
Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim, Kholizol Tamhullis, ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Kejati Sumsel bersama anaknya, RA. Penangkapan tersebut terjadi pada Rabu (18/2/2026), malam hari. Keduanya diduga terlibat dalam perkara penerimaan hadiah, janji, atau suap dalam kegiatan pengembangan jaringan Irigasi Ataran Air Lemutu di Kecamatan Tanjung Agung, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muara Enim.
Penangkapan ini dibenarkan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel, Ketut Sumedana, yang didampingi jajaran Asisten Pidana Khusus dan Asisten Intelijen saat menggelar konferensi pers. Ia menyatakan bahwa tim penyidik Kejati Sumsel telah berhasil menangkap KT selaku anggota DPRD Muara Enim dan RA selaku anaknya.
Selain penangkapan, tim penyidik juga melakukan penggeledahan di dua rumah tersangka KT di Perumahan Hunian Sederhana Greencity Blok Q5 dan Q6 Desa Muara Lawai, Kabupaten Muara Enim. Penggeledahan juga dilakukan di rumah saksi MH di Jalan Pramuka 4 Rt1/7 Kelurahan Pasar II, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim.
Hingga saat ini, tim penyidik Kejati Sumsel telah memeriksa sebanyak 10 orang saksi. Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan uang sekitar Rp 1,6 miliar yang berasal dari kegiatan pengembangan Jaringan Irigasi Ataran Air Lemutu Kecamatan Tanjung Agung pada Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim dengan nilai kontrak sebesar Rp 7 miliar. Uang tersebut digunakan tersangka untuk membeli mobil.
“Sudah dibelikan 1 unit mobil Alphard berwarna putih Plat B 2451 KYR,” kata Ketut Sumedana.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dari hasil penggeledahan di tiga lokasi tersebut, kemudian dilakukan penyitaan terhadap 1 unit Mobil Alphard warna putih Plat B 2451 KYR, dokumen, barang elektronik handphone serta surat yang dianggap perlu dan berkaitan dengan perkara tersebut.
Kajati menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan kasus dugaan gratifikasi tersebut dan tidak menutup kemungkinan akan melakukan pemeriksaan dari Pemerintah Daerah termasuk Bupati.
Profil Kholizol Tamhullis
Kholizol Tamhullis lahir di Pajar Bulan dan menetap di Kabupaten Muara Enim. Dalam riwayat pendidikannya, ia menyelesaikan jenjang sekolah menengah atas di PKBM Serasan pada periode 2013 hingga 2016. Sebelum terjun ke dunia politik praktis, Kholizol memiliki latar belakang sebagai pengusaha. Ayah tiga anak ini pernah menjadi pemborong (kontraktor) pada rentang tahun 2019 hingga 2023.
Di dunia organisasi, Kholizol memiliki posisi strategis di tingkat lokal. Ia pernah menjabat Wakil Ketua GLPK (2019–2024) dan Pimpinan Kecamatan Semende Darat Ulu – Partai Golkar (2022–2025). Ia mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Muara Enim melalui Partai Golkar untuk daerah pemilihan (Dapil) Muara Enim 5 dengan nomor urut 4.
Sebagai kader partai berlambang pohon beringin tersebut, ia dikenal memiliki basis massa di wilayah Semende. Di akun Facebooknya, Kholizol Tamhullis aktif membagikan kegiatannya kunjungan kerja di berbagai tempat. Ia sering didampingi sang istri.
Harta Kekayaan Kholizol Tamhullis
A. Tanah dan Bangunan
Rp 5.840.000.000
1. Tanah Seluas 95 m² di KAB / KOTA MUARA ENIM, HASIL SENDIRI 700.000.000
2. Tanah Seluas 10 m² di KAB / KOTA MUARA ENIM, HASIL SENDIRI 2.000.000.000
3. Tanah Seluas 576 m² di KAB / KOTA BANYUASIN, HASIL SENDIRI 1.500.000.000
4. Tanah Seluas 258 m² di KAB / KOTA LAHAT, HASIL SENDIRI 200.000.000
5. Tanah Seluas 395 m² di KAB / KOTA LAHAT, HASIL SENDIRI 300.000.000
6. Tanah Seluas 199 m² di KAB / KOTA MUARA ENIM, HASIL SENDIRI 140.000.000
7. Tanah dan Bangunan Seluas 120 m²/54 m² di KAB / KOTA MUARA ENIM, HASIL SENDIRI 400.000.000
8. Bangunan Seluas 130 m² di KAB / KOTA MUARA ENIM, HASIL SENDIRI 600.000.000
B. Alat Transportasi dan Mesin
Rp 659.000.000
1. MOBIL, MITSUBISHI PAJERO Tahun 2019, HASIL SENDIRI 380.000.000
2. MOBIL, TOYOTA INNOVA Tahun 2012, HASIL SENDIRI 250.000.000
3. MOTOR, HONDA BEAT Tahun 2015, HASIL SENDIRI 9.000.000
4. MOTOR, KAWASAKI KLX Tahun 2016, HASIL SENDIRI 20.000.000
C. Harta Bergerak Lainnya
Rp 326.000.000
D. Surat Berharga
Rp 0
E. Kas dan Setara Kas
Rp 341.390.543
F. Harta Lainnya
Rp 1.302.000.000
Sub Total
Rp 8.468.390.543
II. Utang
Rp 0
III. Total Harta Kekayaan (I-II)
Rp 8.468.390.543






























































