Aksi Brutal Mahasiswa UIN Suska yang Mengakibatkan Korban Terluka
Seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau melakukan aksi nekat dengan membacok temannya sendiri. Peristiwa ini menimpa Farradhila Ayu Pramesti (23), seorang mahasiswi yang berasal dari Kecamatan Bintan Timur, Kepulauan Riau.
Pelaku aksi tersebut adalah Rehan Mujafar (21), seorang mahasiswa semester VIII jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum. Rehan berasal dari Bangkinang, Kabupaten Kampar. Dalam kejadian ini, ia menggunakan kampak untuk membacok korban.
Menurut informasi yang diperoleh, Rehan membawa dua senjata tajam dari rumahnya. Kapolsek Bina Widya Kompol Nusirwan mengungkapkan bahwa pelaku berangkat dari Bangkinang membawa parang dan kampak. Ia juga menyebut bahwa Rehan memiliki niat untuk membunuh korban.
Saat kejadian terjadi, korban sedang duduk bersiap untuk ujian akhir. Tiba-tiba, pelaku datang dan menyampaikan rasa sakit hatinya. Tanpa banyak bicara, Rehan langsung membacok tangan kiri dan kepala korban. Dengan darah mengalir, Farra berusaha melarikan diri dengan berlari keluar ruangan.
Menurut keterangan dari pihak kepolisian, Rehan merasa tidak terima pada Farra karena hubungan asmara keduanya. Korban ingin memutuskan hubungan karena sudah memiliki pacar lain. Namun, hal ini menjadi pemicu kemarahan Rehan.
Dari keterangan di lokasi kejadian, korban sempat melarikan diri melalui jendela. Seorang netizen juga menceritakan kisah asmara antara Rehan dan Farra. Ia menyebut bahwa Farra tidak selingkuh. Menurutnya, Farra dan Rehan kenal karena satu KKN. Itu pertama kalinya orang tua Farra mengenal Rehan.
Karena satu tempat KKN, akhirnya Farra dan Rehan memiliki kedekatan. Namun, hubungan mereka hanya sebatas teman. Farra seringkali memberi perhatian kepada Rehan karena ia termasuk orang yang introvert. Hal ini membuat Rehan merasa baper.
Padahal, saat itu Rehan sudah mengetahui bahwa Farra sudah memiliki pacar. Farra telah menjelaskan dengan baik bahwa ia hanya ingin menjaga hubungan sebagai teman. Namun, Rehan tetap terus-menerus memikirkan perasaannya. Akhirnya, Farra memutuskan untuk menjaga jarak dengan Rehan.
Rehan merasa terganggu oleh sikap Farra. Hal ini menjadi pemicu kemarahan Rehan terhadap korban. Dengan alasan tersebut, ia akhirnya melakukan aksi brutal yang mengakibatkan korban terluka.





























































