



Pentas Sendratari Ramayana yang berlatar Candi Prambanan yang indah berhasil memikat para pengunjung lokal maupun asing, ketika para penari menyajikan kisah epik Ramayana di Sleman, Yogyakarta, Kamis (30/7).
Pentas dimulai dengan alunan musik gamelan, disertai ratusan penari profesional yang menampilkan sebuah drama tari Ramayana tanpa menggunakan dialog.
Cerita dimulai dengan penculikan Dewi Sinta oleh Rahwana, kemudian berlanjut dengan pengorbanan Hanoman, hingga akhirnya terjadi penebusan oleh Sang Rama.
Kesibukan malam diisi dengan tepuk tangan yang meriah ketika adegan puncak tiba, Rama kembali bersatu dengan Sinta setelah perjalanan panjang penuh tantangan.
Pementasan klasik yang dimulai pada tahun 1961 menghadirkan kembali kekayaan budaya Jawa dalam situasi yang modern, sekaligus memperkuat Candi Prambanan sebagai tempat wisata budaya berkelas internasional.































































