Pengacara Sunan Kalijaga Melaporkan Kasus Pemukulan ke Polda Metro Jaya
Pengacara Sunan Kalijaga telah melaporkan dugaan pemukulan yang dilakukan oleh pengacara Reza Gladys, Julianus Sembiring, dan teman-temannya ke Polda Metro Jaya. Sebelumnya, ayah dari Salmafina Sunan tersebut menjalani pemeriksaan sebagai saksi pelapor. Insiden ini terjadi pada tanggal 12 Agustus 2025 saat Sunan Kalijaga menjadi bintang tamu di salah satu stasiun televisi swasta.
Dalam pemeriksaan tersebut, Sunan Kalijaga menjawab lebih dari 20 pertanyaan dari penyidik mengenai insiden yang dialaminya. Ia juga menyampaikan alat bukti berupa video lengkap yang menunjukkan peristiwa dari awal hingga akhir. Menurut Sunan, video tersebut memperlihatkan bahwa Julianus Sembiring mulai bertindak tidak sopan sejak ia masuk ke dalam studio.
Sunan menjelaskan bahwa Julianus sempat memukulnya di bagian bahu atau dada sebelah kanan. Ia merasa kaget dengan perlakuan tersebut karena Julianus adalah pengacara Reza Gladys. Bagi Sunan, tindakan itu dianggap sebagai bentuk merendahkan dirinya.
“Saya anggap ini sesuatu yang mungkin saja meremehkan saya, membuat saya tidak suka, sehingga pada saat debat berjalan, di situ ada perdebatan terkait dengan urusan hukum,” ujarnya.
Setelah acara selesai, Sunan Kalijaga mencoba untuk saling bermaafan dengan Julianus Sembiring sesuai permintaan moderator. Selain itu, ia juga mendatangi pengacara Reza Gladys untuk meminta klarifikasi atas perlakuan tidak ramah saat mereka bertemu di awal.
“Saya tanya, ‘Lu ada masalah apa sama gua? Lu ada masalah apa sama gua?’ Dua kali saya tanya ya. Tiba-tiba Pak Surya menghampiri saya bersama orang yang tubuhnya besar di belakang saya,” katanya.
Di tempat tersebut, kembali terjadi pemukulan terhadap Sunan Kalijaga. Awalnya, dia didorong hingga akhirnya terjadi pemukulan. Menurut Sunan, Pak Surya mengaku ingin melerai antara dirinya dan Julianus. Namun, ia tidak mengetahui adanya perkelahian antara dirinya dan Julianus.
“Di situlah saya didorong pertama kali oleh Pak Surya yang katanya dia mau melerai antara saya dan Julianus. Pertanyaan saya, apakah ada perkelahian antara saya sama Julianus sehingga dia harus melerai, mendorong saya? Tidak ada jawabannya,” ungkapnya.
Dalam laporan tersebut, Sunan Kalijaga juga menjelaskan siapa saja orang yang terlibat dalam insiden pemukulan terhadap dirinya lengkap dengan peran mereka masing-masing. Hal ini dilakukan agar penyidik dapat memahami seluruh rangkaian kejadian secara jelas dan terperinci.






























































