Insiden Duel Tembak yang Menewaskan Istri di Desa Khao Changhum
Sebuah peristiwa tragis terjadi di Desa Khao Changhum, Distrik Photharam, Provinsi Ratchaburi. Seorang pria berusia 49 tahun ditemukan terlibat dalam duel tembak dengan seorang pria lain yang diduga selingkuhan dari istrinya. Akibat kejadian ini, tiga orang mengalami luka-luka, termasuk sang istri yang terkena peluru di mulut dan kini dalam kondisi kritis.
Menurut informasi yang diperoleh, kepolisian menerima laporan tentang penembakan yang menyebabkan korban luka-luka di sebuah rumah. Petugas segera mendatangi lokasi dan menemukan pelaku utama, seorang pria berusia 49 tahun. Ia menyerahkan diri beserta senjata api yang digunakan dalam insiden tersebut.
Dari hasil penyelidikan awal, diketahui bahwa pelaku dan istrinya berusia 44 tahun telah hidup bersama selama 25 tahun tanpa pernikahan resmi dan memiliki dua orang anak. Konflik dalam rumah tangga mereka bermula saat sang suami mencurigai istrinya berselingkuh dengan pria lain. Setelah itu, istri memutuskan untuk tinggal sementara di rumah ibunya selama satu bulan.
Selama masa ini, pelaku terus berusaha meminta maaf dan mengajak istrinya kembali setiap hari. Sementara itu, pria selingkuhan yang berusia 37 tahun dan berasal dari desa yang sama juga secara provokatif menunjukkan foto senjata api dan peluru jenis 9 mm kepada pelaku, sambil menantang untuk berduel.
Pada malam kejadian, pelaku yang sedang dalam pengaruh alkohol mengendarai sepeda motor ke rumah ibu mertua dengan maksud bertemu dan bermalam bersama istrinya. Ketika pelaku masuk rumah dengan suara keras, pria selingkuhan langsung waspada dan mempersiapkan diri.
Ketegangan memuncak saat pelaku membuka kelambu kamarnya dan melihat bayangan lain di dalam kamar. Pelaku kemudian bertanya kepada istrinya, yang membalas dengan mengatakan tidak ada apa-apa. Namun, tiba-tiba pria selingkuhan itu menembakkan pistol ke arah pelaku, meskipun tidak mengenai sasaran.
Pelaku segera membalas dengan menembakkan tiga kali menggunakan revolver yang dibawanya. Pria selingkuhan berlari keluar dari pintu utama rumah, sementara sang istri berusaha melerai pertikaian tersebut. Namun kejadian berlanjut di belakang rumah, di mana mereka berdua kembali terlibat dalam duel tembak dengan tiga kali letusan tambahan. Pelaku diduga juga terluka dalam perkelahian tersebut.
Setelah peluru pelaku habis, ia memutuskan untuk berhenti melawan karena terluka di kaki kanan. Pelaku melaporkan dirinya ke polisi dan menyerahkan senjata yang dipakai untuk insiden penembakan tersebut.
Saat ini pelaku tengah menjalani proses hukum di Polsek Khao Din dan telah mengajukan jaminan karena tidak menunjukkan niat melarikan diri. Pria selingkuhan mengalami luka tembak di bahu kiri dan paha kiri, dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Ratchaburi sambil menjalani masa penahanan oleh aparat. Istri dari pelaku mengalami luka tembak yang parah di bagian mulut dengan peluru yang menembus sisi lain, serta mengalami patah rahang. Ia dirawat di Rumah Sakit Photharam dan belum mampu memberikan keterangan.
Pihak kepolisian sejauh ini belum dapat menentukan peluru dari senjata siapa yang melukai sang istri. Namun, berdasarkan laporan awal, baik pelaku maupun pria selingkuhan sama-sama dikenakan tuduhan percobaan pembunuhan.






























































