Penyambutan Kajari Baru dengan Tradisi Bolaang Mongondow
Pada hari Selasa, 5 Agustus 2025, Kejaksaan Negeri Kotamobagu menggelar acara penyambutan resmi bagi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) yang baru, yaitu Saptono, S.H. Acara ini digelar di halaman kantor Kejari Kotamobagu dan menampilkan prosesi penerimaan yang mengedepankan tradisi adat Bolaang Mongondow. Prosesi ini menjadi simbol awal dari kepemimpinan Saptono dalam memimpin instansi tersebut.
Dalam acara tersebut, Saptono didampingi oleh sejumlah pejabat struktural Kejari Kotamobagu. Beberapa di antaranya adalah Kasubag Pembinaan, Kasi Intelijen, Kasi Pidana Khusus, Kasi Datun, Kasi Pidana Umum, serta Kepala Cabjari Dumoga. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan komitmen seluruh jajaran untuk mendukung kepemimpinan baru yang akan segera dijalani oleh Saptono.
Saptono, S.H., resmi menjabat sebagai Kajari Kotamobagu setelah sebelumnya Elwin Agustian Khahar, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat posisi tersebut, dipindahkan ke posisi baru sebagai Asisten Pengawasan di Kejaksaan Tinggi Papua, Jayapura. Perpindahan ini menjadi bagian dari rotasi jabatan yang biasa dilakukan dalam sistem peradilan Indonesia.
Prosesi penyambutan dengan adat Bolaang Mongondow mencerminkan rasa hormat terhadap budaya lokal yang kaya akan nilai-nilai tradisional. Dengan mengadopsi tradisi ini, Kejari Kotamobagu menunjukkan komitmennya untuk menjaga identitas budaya daerah sambil tetap menjalankan tugas-tugas kepegawaian dan hukum secara profesional.
Adat Bolaang Mongondow sendiri memiliki makna yang dalam dalam masyarakat setempat. Prosesi penyambutan seperti ini tidak hanya sekadar upacara formal, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat ikatan antara pimpinan baru dengan seluruh jajaran di lingkungan Kejari Kotamobagu. Hal ini penting untuk memastikan kelancaran operasional lembaga hukum di wilayah tersebut.
Selain itu, acara ini juga menjadi momen penting untuk membangun komunikasi yang lebih baik antara pimpinan dan staf. Dengan adanya interaksi langsung dan penghargaan terhadap budaya setempat, diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan saling mendukung.
Kejari Kotamobagu, yang berada di bawah naungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, memiliki peran penting dalam menjalankan tugas-tugas penegakan hukum di wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara. Dengan kepemimpinan Saptono, diharapkan lembaga ini dapat terus meningkatkan kinerjanya dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Penyambutan ini juga menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun hubungan yang solid antara Kajari dengan masyarakat setempat. Dengan memperhatikan aspek budaya, Kejari Kotamobagu menunjukkan bahwa mereka tidak hanya fokus pada tugas hukum, tetapi juga peduli terhadap nilai-nilai sosial dan budaya yang ada di wilayahnya.
Secara keseluruhan, acara penyambutan Kajari baru ini mencerminkan komitmen Kejari Kotamobagu untuk menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, sekaligus menjaga keharmonisan antara institusi hukum dan masyarakat. Dengan kepemimpinan Saptono, diharapkan Kejari Kotamobagu dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif dalam menjaga keadilan di wilayah tersebut.





























































