Lisa Mariana Hadir di KPK sebagai Saksi Kasus Korupsi Bank BJB
Lisa Mariana tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 22 Agustus 2025. Ia hadir bersama kuasa hukumnya, Jon Boy Nababan, untuk memberikan keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi yang menyeret nama mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Penyidik KPK memanggil Lisa Mariana untuk dimintai keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Bank BJB.
Kehadiran Lisa Mariana langsung menjadi perhatian awak media. Ia tiba sekitar pukul 11.24 WIB dengan mengenakan pakaian berwarna cokelat dan membawa tas hitam. Penampilannya terlihat lebih sederhana dibanding biasanya, dengan dandanan yang lebih ringan dan menggunakan lipstik nude. Rambutnya juga ditata secara sederhana, yang ia katakan merupakan hasil dari tatanan kemarin.
Saat diwawancara oleh awak media, Lisa Mariana menyampaikan bahwa dirinya akan kooperatif dalam memberikan keterangan. “Persiapannya sebagai saksi, saya bakal kooperatif menjelaskan sedetail-detailnya,” ujarnya saat berada di depan Gedung KPK, Jakarta Selatan.
Peran Lisa Mariana dalam Kasus Korupsi Bank BJB
Dugaan korupsi di Bank BJB mencuat setelah KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka adalah Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi, Pejabat Pembuat Komitmen sekaligus Kepala Divisi Corsec BJB Widi Hartoto, pengendali agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri Ikin Asikin Dulmanan, pengendali agensi BSC Advertising dan Wahana Semesta Bandung Ekspress Suhendrik, serta pengendali Cipta Karya Sukses Bersama Sophan Jaya Kusuma.
Selain itu, Lisa Mariana juga menjadi sorotan karena pernah mengaku memiliki hubungan spesial dengan Ridwan Kamil. Bahkan, ia menyatakan pernah menerima dana dari mantan gubernur tersebut. Hubungan mereka juga diketahui menghasilkan seorang putri. Belum lama ini, Ridwan Kamil, Lisa Mariana, dan putrinya melakukan tes DNA di Bareskrim Mabes Polri.
Hasil tes DNA tersebut menyatakan tidak ada kecocokan antara Ridwan Kamil dan CA, putri Lisa Mariana. Hal ini membuat Lisa Mariana merasa marah dan kecewa. Meskipun demikian, ia tetap hadir di KPK untuk memberikan keterangan sebagai saksi dalam kasus korupsi Bank BJB.
Tindakan Hukum Terhadap Tersangka Korupsi Bank BJB
Kasus korupsi di Bank BJB telah menimbulkan banyak pertanyaan publik. Dalam penyidikan, KPK menemukan adanya indikasi penyalahgunaan wewenang dan kerugian negara akibat pengadaan iklan yang tidak transparan. Lima tersangka yang ditetapkan oleh KPK berpotensi menghadapi ancaman hukuman pidana penjara selama beberapa tahun.
Selain itu, kasus ini juga mengundang perhatian masyarakat terkait bagaimana sistem pengadaan iklan di lembaga keuangan seperti Bank BJB dapat disalahgunakan. KPK berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secara transparan dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Penutup
Lisa Mariana yang sebelumnya dikenal sebagai mantan model majalah dewasa kini menjadi salah satu tokoh yang muncul dalam kasus korupsi Bank BJB. Keberadaannya di KPK sebagai saksi menunjukkan betapa kompleksnya skandal yang terjadi. Dengan keterlibatan berbagai pihak, kasus ini menjadi peringatan bagi lembaga-lembaga pemerintah agar lebih waspada dalam mengelola anggaran dan proyek yang melibatkan dana negara.






























































