Kandungan Nutrisi dalam Tomat
Tomat atau Solanum lycopersicum adalah buah yang berasal dari keluarga nightshade, dengan asal-usul dari wilayah Amerika Selatan. Meskipun secara botani termasuk buah, tomat sering kali diperlakukan sebagai sayuran dalam berbagai masakan. Selain rasa dan teksturnya yang serbaguna, tomat juga dikenal karena kandungan nutrisinya yang kaya dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia.
Tomat segar mengandung air dalam jumlah yang sangat tinggi, sekitar 95% dari berat totalnya, menjadikannya pilihan yang baik untuk menjaga hidrasi tubuh. Selain itu, tomat memiliki kandungan kalori yang rendah, menjadikannya pilihan makanan yang sehat bagi mereka yang memperhatikan asupan kalori. Dalam satu buah tomat ukuran sedang (sekitar 123 gram), terdapat beberapa komponen gizi sebagai berikut:
- Kalori: 18
- Air: 94,5 gram
- Protein: 0,88 gram
- Karbohidrat: 3,89 gram
- Gula: 2,63 gram
- Serat: 1,2 gram
- Lemak: 0,2 gram
Selain itu, tomat mengandung sejumlah vitamin dan mineral yang penting bagi tubuh, antara lain:
- Vitamin C: Satu buah tomat mengandung 17 mg vitamin C, yang mencakup sekitar 18 persen dari kebutuhan harian yang disarankan.
- Kalium: Tomat juga merupakan sumber kalium yang baik, dengan kandungan 292 mg per buah, yang memenuhi 6 persen dari nilai harian yang disarankan.
- Vitamin K: Tomat mengandung sekitar 9,72 mcg vitamin K, sekitar 8 persen dari kebutuhan harian yang direkomendasikan.
- Folat: Folat dalam tomat juga bermanfaat bagi tubuh, dengan kandungan 18,4 mcg yang memenuhi sekitar 5 persen dari kebutuhan harian yang dianjurkan.
Senyawa Fitokimia dalam Tomat
Selain vitamin dan mineral, tomat mengandung beberapa senyawa fitokimia yang memberikan manfaat kesehatan tambahan. Kandungan senyawa ini dapat bervariasi tergantung pada jenis tomat dan kondisi pertumbuhannya:
- Lycopene: Senyawa ini adalah karotenoid yang memberi warna merah pada tomat. Lycopene adalah antioksidan yang kuat dan telah banyak diteliti untuk manfaatnya dalam melawan kanker dan mengurangi risiko penyakit jantung.
- Beta Karoten: Sebagai prekursor dari vitamin A, beta karoten memberi warna oranye pada makanan tertentu dan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mata dan kulit.
- Naringenin: Flavonoid yang ditemukan pada kulit tomat ini diketahui memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu melawan beberapa penyakit yang berhubungan dengan peradangan.
- Asam Klorogenik: Senyawa ini adalah antioksidan yang berperan dalam menurunkan tekanan darah, terutama bagi orang yang memiliki hipertensi.
Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Tomat
Tomat merupakan bahan pangan yang tidak hanya enak, tetapi juga kaya akan kandungan gizi yang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. Menambahkan tomat ke dalam pola makan harian dapat memberikan berbagai manfaat, termasuk perlindungan terhadap kanker, penyakit jantung, dan gangguan pencernaan. Oleh karena itu, konsumsi tomat sebagai bagian dari pola makan sehat yang seimbang sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan tubuh.






























































