Penangkapan Pengedar Narkoba di Poso
Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Poso yang dipimpin oleh Kasat Narkoba IPTU Herfian, S.H., M.H., bersama KBO Narkoba IPDA Risman A.M. dan anggota tim lainnya berhasil menangkap seorang perempuan berinisial SF (20) pada tanggal 15 Agustus lalu. Penangkapan ini dilakukan setelah pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan.
Saat dilakukan penggeledahan di lokasi yang disaksikan oleh warga setempat, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa 25 paket plastik bening yang diduga berisi narkotika golongan I jenis sabu. Total berat barang bukti tersebut mencapai 2,94 gram bruto. Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit handphone serta satu lembar tisu warna putih.
Kasat Narkoba Polres Poso, IPTU Herfian, S.H., M.H., menjelaskan bahwa tindakan penangkapan ini merupakan bagian dari komitmen pihak kepolisian untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Poso. Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku penyalahgunaan atau peredaran narkotika.
“Tersangka beserta barang bukti sudah kami amankan di Mapolres Poso untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Hal ini menunjukkan bahwa pihak kepolisian akan terus mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang terlibat dalam peredaran narkoba.
Selain itu, IPTU Herfian juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjauhi narkoba dan tidak mudah terjerumus dalam penggunaan maupun peredaran barang haram tersebut. Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam memerangi narkoba.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama dalam memerangi narkoba. Laporkan segera kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika di lingkungan sekitar,” pesannya.
Upaya Pemberantasan Narkoba yang Berkelanjutan
Penangkapan ini menjadi salah satu contoh dari upaya nyata yang dilakukan oleh Polres Poso dalam memberantas peredaran narkoba. Dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra kerja, pihak kepolisian berharap dapat meningkatkan efektivitas dalam mengidentifikasi dan menangani kasus-kasus narkoba.
Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:
– Memperkuat koordinasi dengan masyarakat.
– Melakukan penggeledahan secara rutin di area rawan.
– Memberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada generasi muda.
– Menggalang partisipasi aktif dari masyarakat dalam melaporkan kecurigaan terkait peredaran narkoba.
Dengan pendekatan yang terstruktur dan kolaboratif, diharapkan dapat mengurangi jumlah pengguna dan pengedar narkoba di wilayah Poso. Pihak kepolisian juga berkomitmen untuk terus melakukan tindakan preventif dan represif guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat.
Pentingnya Kesadaran Masyarakat
Penggunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga berdampak buruk terhadap ekonomi dan stabilitas sosial. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memiliki kesadaran yang tinggi terhadap ancaman narkoba.
Beberapa cara yang dapat dilakukan masyarakat antara lain:
– Menjaga lingkungan sekitar agar tidak menjadi tempat berkembangnya aktivitas narkoba.
– Meningkatkan pemahaman tentang dampak negatif narkoba.
– Mendukung program pencegahan dan rehabilitasi bagi para pengguna.
– Menjadi agen perubahan dengan menyebarkan informasi positif tentang hidup tanpa narkoba.
Dengan kolaborasi antara pihak kepolisian dan masyarakat, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba dan lebih sejahtera.





























































