Kejadian Heboh di Desa Kracak, Banyumas
Pada malam hari Senin 24 November 2025, suasana tenang di permukiman warga Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah tiba-tiba berubah menjadi heboh. Sebuah kejadian tak terduga menimpa warga setempat, yang langsung menghadapi ancaman dari seekor ular kobra dewasa.
Ular Kobra Muncul dari Arah Selatan
Menurut informasi yang diperoleh di lokasi kejadian, ular kobra tersebut muncul dari arah selatan permukiman. Ia merayap menuju rumah milik Cukup Efendi, sambil mencoba masuk ke pekarangan rumah tersebut. Ukuran ular ini diperkirakan lebih dari tiga meter, sehingga menimbulkan rasa takut dan kewaspadaan tinggi di kalangan warga.
Warga yang melihat keberadaan satwa berbisa itu langsung panik dan segera mengambil tindakan cepat untuk mencegah risiko bahaya bagi penghuni rumah maupun lingkungan sekitar.
Warga Beraksi Cepat untuk Menangkap Ular
Noval, salah satu saksi mata, menjelaskan bahwa ular itu sudah sangat dekat dengan pintu rumah pemiliknya. “Iya betul, ular itu datang dari arah selatan. Mau masuk rumah, sudah dekat banget ke pintu. Saya lihat ukurannya sekitar tiga meter. Sempat takut juga, ya. Terus saya langsung teriak manggil warga lainnya. Ramai-ramai kami menangkap ular itu biar aman,” ujar Noval.
Dalam hitungan detik, sejumlah warga berkumpul dan melakukan evakuasi secara bersama-sama. Tindakan cepat ini dilakukan untuk memastikan keselamatan penghuni rumah serta warga sekitar.
Penanganan oleh Warga Berpengalaman
Setelah berhasil diamankan, ular kobra tersebut diserahkan kepada warga yang memiliki pengalaman dalam menangani satwa liar. Hal ini dilakukan agar proses penanganan berlangsung aman dan sesuai prosedur. Dengan bantuan warga yang ahli, ular tersebut dapat ditangani tanpa menimbulkan risiko bahaya.
Warga menduga kemunculan ular ke permukiman dipicu oleh habitat yang mulai terganggu, serta kondisi cuaca panas disertai hujan yang belakangan terjadi. Situasi tersebut kerap membuat satwa liar, termasuk ular, mencari tempat baru yang lebih hangat atau sumber makanan.
Pengingat untuk Tingkatkan Kewaspadaan
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga Banyumas, terutama Desa Kracak, untuk meningkatkan kewaspadaan pada malam hari dan saat musim kemarau. Pergerakan satwa liar seperti ular memang cenderung meningkat saat perubahan cuaca ekstrem.
Warga diimbau tetap berhati-hati, memeriksa area rumah dan pekarangan, serta segera melapor jika menemukan satwa liar yang berpotensi membahayakan. Dengan kesadaran dan kewaspadaan yang tinggi, masyarakat dapat mengurangi risiko ancaman dari satwa liar.
Tips untuk Menghadapi Satwa Liar
- Warga sebaiknya tidak mengambil tindakan sendiri ketika menemukan satwa liar.
- Jika menemukan ular atau hewan berbahaya, segera hubungi pihak yang berwenang atau warga yang memiliki pengalaman.
- Pastikan area rumah dan pekarangan dalam keadaan bersih dan tertutup rapat untuk mencegah masuknya satwa liar.
- Jika cuaca ekstrem terjadi, lakukan pemeriksaan rutin di sekitar lingkungan rumah.





















































