Kotacimahi.com

Portal Berita Terkini

Waspadai Penipuan Bermodus Nama Bupati Lamandau



NANGA BULIK, Kotacimahi.com.CO – Nama Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, kembali menjadi korban pencatutan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Aksi ini dilakukan melalui media sosial dengan menggunakan identitas sang Bupati untuk mengelabui masyarakat. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi penipuan yang bisa merugikan warga baik secara materi maupun personal.

Bupati Rizky Aditya Putra memberikan pernyataan resmi mengenai hal ini. Ia meminta seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah percaya jika dihubungi oleh pihak yang mengatasnamakan dirinya. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap platform digital yang tidak resmi.

“Apabila ada akun Facebook lain yang menggunakan foto maupun profil saya tanpa izin, maka akun tersebut bukan milik saya dan saya tidak bertanggung jawab atas segala aktivitas, unggahan, komentar, maupun pesan yang dilakukan akun tersebut,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Senin (20/4).

Pernyataan ini dimaksudkan agar masyarakat memiliki rujukan resmi dalam mengenali kanal komunikasi yang sah dari kepala daerah. Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap akun palsu yang mengatasnamakan dirinya atau instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau.

Oknum-oknum yang terlibat sering kali memiliki motif tersembunyi, seperti meminta bantuan dana atau menyebarkan informasi palsu yang bisa memicu kegaduhan di tengah masyarakat. Bupati menegaskan bahwa semua kebijakan dan informasi resmi hanya akan disampaikan melalui kanal komunikasi yang sudah terverifikasi.

“Masyarakat diminta untuk selalu melakukan kroscek atau verifikasi sebelum menanggapi permintaan apa pun dari akun yang mencurigakan. Ketelitian publik adalah kunci utama dalam memutus rantai penipuan di ruang digital,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang proaktif melaporkan temuan akun-akun bodong tersebut. “Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya,” tandasnya.

Dengan adanya koordinasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan ruang digital di Kabupaten Lamandau tetap aman dari praktik-praktik kriminal yang merugikan. Berikut beberapa langkah yang dapat diambil masyarakat untuk menghindari penipuan:

  • Verifikasi sumber informasi: Pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber yang jelas dan terpercaya.
  • Hindari mengirimkan data pribadi: Jangan memberikan informasi sensitif seperti nomor rekening atau kata sandi kepada siapa pun.
  • Laporkan akun mencurigakan: Jika menemukan akun yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwajib atau instansi terkait.
  • Waspadai tawaran yang terlalu bagus: Jangan mudah tertipu oleh tawaran yang terlalu menggiurkan.
  • Konsultasi dengan pihak yang kompeten: Jika ragu, konsultasikan dengan pihak yang lebih berpengalaman atau ahli.

Dengan kesadaran dan kewaspadaan yang tinggi, masyarakat dapat membantu menjaga keamanan digital di wilayah Kabupaten Lamandau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *