Kotacimahi.com

Portal Berita Terkini

Kronologi Penculikan dan Pembunuhan Pegawai Warung Bakso di Sulawesi Selatan via TikTok

Korban Penculikan dan Pembunuhan di Sulawesi Selatan Menggegerkan Masyarakat

Kasus penculikan dan pembunuhan seorang pegawai warung bakso di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Korban yang bernama Nurul Izza (25 tahun) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah menghilang beberapa hari sebelumnya.

Nurul Izza bekerja sebagai kasir di sebuah warung bakso di Labessi, Kabupaten Soppeng. Kejadian tersebut terjadi pada malam tanggal 6 Maret 2026 ketika korban hendak pulang ke rumahnya di Kampung Baru, Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo. Namun, setelah itu, ia tidak pernah kembali.

Kronologi Penyebab Hilangnya Nurul Izza

Tante korban, Rosmini (53 tahun), menyatakan bahwa Nurul diduga menjadi korban penculikan, perampokan, dan pembunuhan. Informasi ini diperoleh setelah pihak kepolisian menangkap pelaku dan mengakui perbuatannya. Menurut Rosmini, pelaku juga sempat meminta uang tebusan melalui akun TikTok milik adik korban.

“Ada permintaan tebusan sebesar Rp25 juta melalui akun TikTok,” kata Rosmini. “Pelaku mengancam bahwa jika tidak dibayar sampai jam 03.00, maka mayat kakak saya akan diberikan.”

Selain uang tebusan, pelaku juga mengambil perhiasan yang dikenakan oleh korban. Perhiasan tersebut termasuk kalung, dua cincin, dan gelang yang terbuat dari emas. Total beratnya sekitar 10 gram. Saat dilakukan autopsi, hanya tersisa gelang manik-manik dan cincin imitasi.

Pengambilan Uang dan Motor Korban

Selain perhiasan, motor yang digunakan korban untuk bekerja juga dikabarkan telah digadai oleh pelaku. Dari hasil penjualan bakso, pelaku mengambil uang sekitar Rp4 juta. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku tidak hanya melakukan penculikan, tetapi juga merampok korban.

Mayat Nurul Izza ditemukan di Perkebunan Jati, Desa Congko, Kecamatan Marioriwawo, pada Senin (30/3/2026). Saat ditemukan, mayat korban dalam keadaan terbalut selimut dan dibungkus kantong plastik sampah. Setelah itu, mayat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Jl Mappaodang, untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Video yang Menghebohkan

Sebuah video berdurasi 1 menit 18 detik diunggah oleh akun Instagram @andreli_48. Dalam video tersebut, terlihat sekelompok orang memukuli seseorang yang diduga sebagai terduga penculik. Orang-orang tersebut kemudian membawa terduga penculik ke mobil yang ada di lokasi kejadian.

Namun, Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra, menyatakan bahwa belum bisa dipastikan apakah orang yang tampil dalam video tersebut adalah pelaku sebenarnya. Ia menegaskan bahwa pihaknya masih perlu mengumpulkan keterangan dan membandingkan dengan fisik pelaku.

Tindakan yang Dilakukan oleh Pihak Berwajib

Polres Soppeng sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini. Mereka berupaya mengidentifikasi pelaku serta memastikan bahwa semua fakta terungkap. Selain itu, pihak keluarga korban juga berharap agar keadilan dapat ditegakkan dan pelaku mendapatkan hukuman sesuai dengan perbuatannya.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar. Dengan adanya kejadian seperti ini, diharapkan masyarakat lebih waspada dan segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwajib.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *