Kotacimahi.com

Portal Berita Terkini

Terungkap! Nus Kei Ditusuk Karena Balas Dendam

Motif Penusukan Ketua DPC Partai Golkar Maluku Tenggara Terungkap

Polisi telah mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Ketua DPC Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei. Berdasarkan keterangan dari pelaku, kejadian tersebut dilakukan dengan niat balas dendam. Informasi ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi, pada Senin (20/4).

”Motif (penusukan Nus Kei) berdasarkan hasil pemeriksaan adalah balas dendam,” ujar Rositah.

Rositah memastikan bahwa pelaku penusukan memiliki hubungan dengan korban. Hal ini membuat pelaku tidak lagi dikategorikan sebagai orang tidak dikenal atau OTK. Peristiwa penusukan terjadi sekitar pukul 11.25 WIT di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Kecamatan Kei Kecil, Maluku Tenggara.

”Tiba-tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga Pelaku langsung melarikan diri usai kejadian,” jelas Rositah.

Peristiwa penusukan terjadi sesaat setelah Nus Kei tiba di bandara tersebut. Oleh keluarganya, korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun pada pukul 12.00 WIT. Namun tim medis menyatakan korban meninggal dunia karena luka tusuk yang dialami.

Penangkapan Pelaku dan Penanganan Kasus

Pasca kejadian itu, Polres Maluku Tenggara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi menangkap dua orang pelaku. Masing-masing berinisial HR dengan umur 28 tahun dan FU yang berumur 36 tahun. Keduanya langsung diperiksa secara intensif.

Polda Maluku juga meminta seluruh jajaran di Polres Maluku Tenggara untuk menangani kasus tersebut secara profesional, transparan, dan tuntas. Mereka juga meminta semua pihak menahan diri. Sebab, kasus penusukan itu sudah ditangani oleh aparat kepolisian.

”Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar korban dan simpatisan, untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polri. Jangan ada aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi. Saat ini situasi di Maluku Tenggara aman dan kondusif,” kata Rositah.

Langkah Penyidikan dan Proses Hukum

Penyidik telah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kedua tersangka. Selain itu, mereka juga mengumpulkan bukti-bukti yang relevan untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. Proses penyidikan ini dilakukan dengan cepat dan teliti guna memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.

Polisi juga menegaskan bahwa kasus ini tidak akan dianggap enteng. Semua langkah yang diambil dalam penanganan kasus ini dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Tujuannya adalah untuk memastikan keadilan serta menjaga stabilitas situasi di wilayah Maluku Tenggara.

Imbauan kepada Masyarakat

Selain itu, polisi juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpicu oleh informasi yang belum jelas. Mereka meminta masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang bisa memicu keributan. Dengan begitu, situasi bisa tetap stabil dan tidak terganggu oleh hal-hal yang tidak perlu.

Polisi juga akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi secara berkala. Mereka berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dengan secepat mungkin tanpa mengabaikan prosedur hukum yang berlaku.

Dengan demikian, kasus penusukan yang menewaskan Nus Kei telah memperoleh kejelasan tentang motivnya. Kini, fokus utama adalah pada proses hukum dan upaya untuk memberikan keadilan bagi keluarga korban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *