Kotacimahi.com

Portal Berita Terkini

Pelaku Pembunuhan di Surabaya Ditangkap Setelah Kabur ke Madura



Pria berinisial AR alias Man, 45 tahun, akhirnya berhasil ditangkap oleh Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya di wilayah Sampang, Madura, Jawa Timur, pada Jumat (24/4).

AR, yang merupakan warga Rusun Sombo, Simolawang, diduga menjadi pelaku pembunuhan terhadap MJ, 57 tahun. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di kawasan Jalan Pragoto II, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Surabaya.

Menurut informasi yang diperoleh, pelaku ditangkap pagi hari di Sampang. Saat ini, AR masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain pisau, jaket, dan topi milik tersangka. Selain itu, sepatu dan pakaian korban serta hasil visum juga turut diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tragis yang menimpa MJ, 57 tahun, terjadi pada Kamis (23/4). Pria tersebut ditemukan tak bernyawa di kawasan Jalan Pragoto II, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya.

Korban ditemukan dengan luka bacok di bagian kepala dan dada. Sebelum meninggal dunia, MJ disebut sempat terlibat cekcok dengan sejumlah orang di kawasan Rusun Sombo sekitar pukul 05.00 WIB.

Menurut Kapolsek Simokerto, Kompol Zainur Rofiq, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar. Dari keterangan saksi, korban dan pelaku sempat terlibat percekcokan.

“Awalnya, korban dan pelaku cekcok di Rusun Sombo sekitar pukul 05.00 WIB. Namun kemudian pelaku mengeksekusi korban di kawasan Jalan Pragoto,” ujar Kompol Zainur pada Kamis (23/4) lalu.

Dari tempat kejadian perkara, polisi menyita barang bukti berupa pakaian dan sepatu milik korban. Barang-barang tersebut diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan terkait dugaan pembacokan.

Selain itu, petugas juga sedang mendalami rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi Jalan Pragoto. Rekaman tersebut akan digunakan untuk memastikan kronologi kejadian dan aktivitas korban sebelum peristiwa terjadi.

Motif Masih Dalam Penyelidikan

Terkait motif pelaku, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Menurut Kompol Zainur, tim penyidik masih bekerja di lapangan untuk mencari nama-nama yang sudah dikantongi.

“Kami mohon waktu, karena jajaran (Polsek Simokerto) masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dan saksi-saksi yang relevan,” tambahnya.

Saat ini, kasus ini terus dipantau oleh pihak berwajib. Mereka berupaya mempercepat proses penyelidikan guna menemukan kebenaran sekaligus memberikan keadilan bagi keluarga korban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *