Kekacauan di Jalan Raya Dr Ir H Soekarno, Pengemudi Wanita Diintimidasi
Peristiwa menegangkan terjadi di Jalan Raya Dr Ir H Soekarno, Kota Surabaya. Seorang pengemudi wanita bernama Kiki Purwitasari (38) mengunggah video yang menunjukkan ketegangan antara dirinya dengan pengemudi lain. Peristiwa ini viral di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat.
Video yang berdurasi 2 menit 13 detik tersebut direkam saat kondisi cuaca sedang hujan, sekitar pukul 22.10 WIB. Dalam video tersebut, terlihat pelaku yang juga mengemudikan mobil mengejar hingga menghadang mobil Kiki di tengah jalan. Pelaku yang berjumlah dua orang tiba-tiba mendatangi mobil korban.
Salah satu dari mereka melakukan tindakan anarkis terhadap mobil Kiki. Aksi ini sempat memicu kemacetan di ruas jalan yang sebelumnya lengang. Dikonfirmasi melalui aplikasi pesan singkat, Sabtu (25/4/2026), Kiki menjelaskan kejadian bermula saat mobil pelaku memotong jalur secara tiba-tiba tanpa menyalakan lampu sein.
“Saya dari tempat padel Semolowaru, ke arah Ir Soekarno Merr, arah Bale Hinggil. Lalu lintas saat itu terpantau ramai lancar,” ujarnya. Dirinya mengaku mengemudikan mobil miliknya berada di jalur kiri. Namun secara tiba-tiba sebuah kendaraan lain memotong jalur dari kanan ke kiri tanpa menggunakan lampu sein.
Menanggapi tindakan berbahaya tersebut, Kiki secara refleks membunyikan klakson sebagai peringatan. Ia kemudian melanjutkan perjalanan dengan mendahului kendaraan tersebut melalui jalur kanan.
“Pengendara kendaraan milik pelaku diduga tidak terima dan mulai melakukan pengejaran. Pelaku mengejar lalu berhasil menghadang mobil saya di tengah jalan,” katanya. Pelaku berjumlah dua orang dan salah satunya terhuyung-huyung melakukan tindakan pemukulan bodi mobil Kiki.
Kiki telah berupaya memberikan penjelasan bahwa tindakan klakson tersebut merupakan respons atas manuver tanpa lampu sein, namun pelaku tetap melakukan aksi provokatif. Korban sempat menyarankan untuk mengecek rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi pertokoan sepanjang jalan MERR, guna membuktikan kronologi awal.
“Saya sempat mencoba meminta bantuan melalui layanan darurat 112. Namun, upaya komunikasi terputus, yang diduga disebabkan oleh kendala sinyal akibat kondisi cuaca hujan di lokasi kejadian,” ucapnya. Atas hal itu, Kiki membuat laporan kepada pihak kepolisian setempat lantaran merasa mengalami kondisi fisik dan mental pasca kejadian.
“Setelah viral ada pendampingan dari Polsek Sukolilo,” tandas Kiki.
Penyebab Kekacauan di Jalan Raya
Peristiwa ini menunjukkan pentingnya kesadaran pengemudi dalam berkendara. Memotong jalur tanpa lampu sein adalah tindakan berbahaya yang bisa memicu konflik. Selain itu, tindakan anarkis seperti pemukulan mobil dapat menyebabkan kerusakan fisik dan trauma psikologis bagi korban.
Beberapa faktor yang mungkin memicu kejadian ini antara lain:
- Kurangnya kesadaran pengemudi terhadap aturan lalu lintas.
- Tindakan emosional dari pengemudi lain yang merasa tidak nyaman.
- Kondisi cuaca hujan yang memengaruhi visibilitas dan kemampuan pengemudi dalam mengemudi.
Langkah yang Harus Dilakukan
Untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, diperlukan langkah-langkah berikut:
- Edukasi pengemudi tentang aturan lalu lintas dan kesadaran berkendara.
- Peningkatan pengawasan di jalan raya melalui kamera pengawas dan patroli polisi.
- Peningkatan infrastruktur jalan agar lebih aman dan nyaman untuk semua pengguna jalan.
Dengan kesadaran bersama, kejadian seperti ini bisa diminimalkan dan masyarakat bisa merasa lebih aman saat berkendara.











Leave a Reply