Dugaan Pelanggaran Disiplin oleh Petugas Keamanan di Kawasan Industri Losarang
Sebuah kejadian yang menimbulkan perhatian masyarakat terjadi di kawasan industri Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu. Peristiwa ini melibatkan seorang petugas keamanan atau satpam yang diduga melepas sepatu dinas saat masih menjalankan tugasnya. Kejadian tersebut berlangsung di tengah jam kerja dan memicu reaksi dari warga setempat.
Tindakan tersebut dinilai tidak sesuai dengan standar profesionalisme yang seharusnya dimiliki oleh petugas keamanan. Menurut pandangan warga, para petugas keamanan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan kawasan industri. Oleh karena itu, mereka harus tetap mematuhi aturan yang berlaku, termasuk dalam hal penggunaan atribut seragam.
-
Seorang warga Kecamatan Losarang yang enggan disebutkan namanya menyampaikan rasa prihatin atas sikap oknum satpam tersebut. Ia mengatakan bahwa jika sedang bertugas, petugas keamanan harus lengkap dengan atributnya. Sepatu dinas menjadi bagian dari seragam yang penting untuk menjaga citra dan kesiapan selama bekerja.
-
Menurutnya, kawasan industri merupakan area vital yang membutuhkan kesiapan penuh dari petugas keamanan. Tindakan melepas sepatu saat masih dalam jam kerja dinilai tidak pantas dilakukan, terlebih jika berada di area yang masih aktif dipantau masyarakat maupun pekerja perusahaan.
Dalam aturan kedisiplinan satuan pengamanan, penggunaan atribut lengkap merupakan kewajiban dasar yang harus dipatuhi setiap anggota. Sepatu dinas menjadi bagian penting dari perlengkapan kerja karena berkaitan dengan keselamatan, ketertiban, serta citra profesional seorang petugas keamanan.
-
Melepas sepatu saat bertugas bahkan dapat masuk dalam kategori pelanggaran disiplin maupun pelanggaran SOP (Standard Operating Procedure). Selain dianggap tidak rapi, tindakan tersebut juga berpotensi mengurangi kesiapan petugas dalam menghadapi situasi darurat di lapangan.
-
Sejumlah pihak menilai aturan mengenai penggunaan atribut dinas sebenarnya sudah jelas diterapkan di berbagai perusahaan maupun instansi. Petugas keamanan diwajibkan menggunakan seragam lengkap, termasuk sepatu, topi, tanda pengenal, hingga perlengkapan lainnya selama jam dinas berlangsung.
Larangan melepas atribut saat bertugas juga bukan tanpa alasan. Selain untuk menjaga profesionalisme, atribut lengkap berfungsi menunjang keamanan fisik petugas ketika berada di area kerja yang memiliki risiko tertentu.
-
Dalam beberapa ketentuan internal perusahaan jasa pengamanan, pelanggaran seperti melepas sepatu saat bertugas dapat dikenakan sanksi mulai dari teguran lisan hingga teguran tertulis. Besaran sanksi biasanya disesuaikan dengan tingkat pelanggaran dan kebijakan perusahaan masing-masing.
-
“Satpam itu wajah pertama yang dilihat masyarakat atau tamu perusahaan. Kalau penampilannya tidak disiplin, tentu akan mempengaruhi penilaian orang terhadap perusahaan maupun keamanan kawasan,” kata seorang pekerja di sekitar kawasan industri Losarang.
Ia berharap pihak perusahaan maupun koordinator keamanan dapat melakukan pembinaan secara rutin agar seluruh petugas memahami pentingnya disiplin kerja. Menurutnya, hal-hal kecil seperti penggunaan atribut sering dianggap sepele, padahal memiliki dampak terhadap citra dan kewibawaan petugas.
Selain menjaga keamanan, satpam juga memiliki fungsi pelayanan kepada masyarakat dan pekerja perusahaan. Karena itu, petugas keamanan dituntut menerapkan prinsip pelayanan 5S, yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun.
- Penerapan 5S dinilai akan berjalan lebih maksimal apabila didukung dengan penampilan yang rapi dan sikap disiplin selama bertugas. Masyarakat pun berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di lingkungan kawasan industri.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun pengelola keamanan terkait dugaan pelanggaran disiplin tersebut. Namun warga berharap ada evaluasi internal agar standar kedisiplinan petugas keamanan tetap terjaga.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa profesionalisme petugas keamanan tidak hanya diukur dari kemampuan menjaga situasi tetap aman, tetapi juga dari kepatuhan terhadap aturan dan etika kerja selama menjalankan tugas.
Di tengah tingginya aktivitas industri di wilayah Losarang, masyarakat tentu berharap seluruh petugas keamanan dapat menjadi contoh kedisiplinan dan tanggung jawab di lingkungan kerja.











Leave a Reply