Kotacimahi.com

Portal Berita Terkini

Marah karena kotoran burung, pemuda Surabaya bobol rumah tetangga



SURABAYA – Seorang pemuda berinisial SA (27) nekat melakukan tindakan kriminal dengan membobol rumah tetangganya sendiri di Jalan Bulak Banteng Madya, Sidotopo Wetan, Surabaya. Aksi tersebut dilakukan karena kesal terhadap kotoran burung merpati yang sering jatuh ke rumahnya.

Kejadian ini terungkap setelah pelaku ditangkap oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Kenjeran. Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto menjelaskan bahwa pelaku merasa sakit hati karena tegurannya mengenai kandang burung merpati tidak pernah dihiraukan oleh korban berinisial MH (44).

“Pelaku mengaku kesal karena sisa pakan dan kotoran burung sering jatuh ke rumahnya,” ujar Suroto, Senin (11/5).

Peristiwa pencurian terjadi pada 23 Maret 2026 dini hari saat rumah korban sedang kosong karena ditinggal mudik ke Sampang, Madura. SA kemudian menyusun rencana dengan cukup rapi. Ia membuat tali dari sarung hitam yang dipotong memanjang lalu disambung. Sekitar pukul 01.00 WIB, setelah hujan reda, pelaku mulai beraksi dengan masuk melalui rumahnya sendiri sebelum memanjat ke lantai dua rumah korban yang berdempetan.

“Pelaku membuka enam genteng lalu masuk dengan cara menjebol plafon gipsum,” kata Suroto.

Setelah berhasil masuk, SA mengambil sekitar 15 gamis baru milik korban. Tidak hanya itu, pelaku turun ke lantai satu dan merusak pintu kamar menggunakan obeng serta parang yang ditemukan di lokasi. Namun, aksinya hampir ketahuan setelah suara gaduh membuat tetangga korban keluar rumah. Pelaku sempat bersembunyi di dapur sebelum akhirnya kabur membawa tabung elpiji 3 kilogram dan kipas angin merek Maspion.

Korban baru mengetahui rumahnya dibobol setelah pulang mudik pada malam harinya. Saat itu korban mendapati plafon rumah jebol, pintu kamar rusak, dan sejumlah barang hilang dengan total kerugian sekitar Rp10 juta.

Pelarian SA berakhir pada 28 April 2026 setelah polisi menangkapnya saat mencuri dua helm di Rusun Randu. Dari hasil pemeriksaan, polisi mengungkap SA juga terlibat aksi pembobolan rumah lain di Jalan Jati Purwo. Polisi menyebut pelaku merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan pada 2016.

“Motifnya karena sakit hati soal burung merpati. Namun apa pun alasannya, tindakan pidana tetap diproses hukum,” pungkas Suroto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *