Pengendara motor besar (moge) yang viral di media sosial kembali menjadi perbincangan. Kali ini, sosok Iman Sutiawan, Ketua DPRD Kepulauan Riau (Kepri), menjadi pusat perhatian setelah video dirinya mengendarai Harley-Davidson FXDR tanpa menggunakan helm beredar luas.
Video tersebut awalnya diunggah oleh Iman sendiri melalui akun media sosial pribadinya, @iman_sutiawan75, pada hari Sabtu (9/5/2026) pagi. Dalam video itu, Iman tampak santai mengendarai moge dengan nomor polisi BP 6215 VF sambil mengenakan pakaian casual seperti kemeja loreng, celana jeans, dan topi hitam. Ia juga terlihat melintasi beberapa jalan protokol dengan tenang.
Menurut penjelasan Iman dalam video tersebut, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk refreshing atau melepas penat. Namun, aksinya langsung menimbulkan reaksi dari netizen. Banyak yang mengkritik tindakan Iman karena dianggap melanggar aturan lalu lintas, khususnya terkait penggunaan helm.
-
Video ini pertama kali muncul di feed Instagram Iman, namun kemudian dihapus. Meski demikian, banyak warganet telah mengunduh dan membagikan ulang konten tersebut ke berbagai platform media sosial lainnya.
-
Beberapa pengendara lain yang terlihat dalam video juga tampak mematuhi peraturan lalu lintas. Namun, fokus utama tetap pada tindakan Iman yang tidak menggunakan helm saat berkendara.
-
Dalam rekaman tersebut, Iman terlihat menyusuri jalan-jalan protokol seperti Jalan Diponegoro, Jalan Gajah Mada, hingga melewati Jembatan Sei Ladi. Perjalanan ini disaksikan oleh banyak orang, baik secara langsung maupun melalui video yang tersebar di media sosial.
Terkait viralnya video ini, pihak kepolisian belum memberikan respons resmi. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kepulauan Riau, Kombes Taufiq Lukman Nurhidaya, menyatakan bahwa ia masih dalam proses konfirmasi dan akan meminta informasi lebih lanjut dari Kasatlantas Polresta Barelang Batam, Kompol Afiditya Arief Wibowo.
“Kami masih cek ke Kasatlantas Barelang komandan untuk mengidentifikasi terkait video tersebut mohon waktu ya komandan,” ujar Taufiq saat dimintai konfirmasi pada malam hari.
-
Meskipun sebelumnya telah merespons permintaan konfirmasi melalui aplikasi WhatsApp, Kombes Taufiq menegaskan bahwa pihaknya masih membutuhkan waktu untuk memverifikasi informasi lebih lanjut.
-
Penyelidikan ini dilakukan untuk memastikan apakah ada pelanggaran hukum yang terjadi dalam video tersebut. Jika ditemukan adanya pelanggaran, pihak kepolisian akan segera mengambil langkah sesuai aturan yang berlaku.
-
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, terutama dalam hal penggunaan helm saat berkendara. Hal ini penting untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan raya.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi para pejabat dan masyarakat umum bahwa tindakan yang dianggap biasa bisa menjadi perhatian publik, terutama jika melibatkan figur publik. Dengan semakin mudahnya penyebaran informasi melalui media sosial, setiap tindakan yang dilakukan di luar rumah harus dipertimbangkan dengan matang.











Leave a Reply