Kotacimahi.com

Portal Berita Terkini

Polisi Selidiki Bukti TKP Cari Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus Masih Dalam Proses Penyelidikan

Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan terkait tindakan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus. Hal ini dilakukan untuk mengetahui aktor intelektual dari kejadian tersebut. Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin menjelaskan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan berbagai alat bukti yang relevan dengan kasus ini.

Menurut Iman, jika nantinya alat bukti yang dikumpulkan dapat mengarah pada seseorang tertentu, maka kepolisian akan segera mengumumkan pelaku kepada publik. “Kemudian apakah sudah diketahui aktor intelektualnya? Saya kira nanti kalau kami sudah memastikan seluruh alat bukti yang mengarah pada perbuatan seseorang sehingga seseorang dapat ditetapkan sebagai tersangka, nanti kami juga akan menginformasikan,” ujar Iman di Polda Metro Jaya, Senin (16/3/2026).

Analisis Alat Bukti yang Sedang Dilakukan

Saat ini, berbagai alat bukti baik milik korban maupun pelaku sedang dianalisis oleh Puslabfor Mabes Polri. Alat bukti dari korban berupa baju dan helm yang digunakan saat kejadian. Sementara itu, barang bukti dari pelaku berupa helm dan wadah air keras yang ditemukan di lokasi kejadian.

Iman menjelaskan bahwa pihaknya sangat berharap hasil dari uji laboratorium forensik dapat menemukan sidik jari atau DNA dari pelaku yang menempel di helm yang bersangkutan. Hal ini menjadi salah satu indikasi penting dalam proses penyelidikan.

Detail Kejadian Penyerangan

Sebagai informasi tambahan, insiden penyerangan terhadap Andrie Yunus terjadi pada Kamis (12/3/2026) pukul 23.37 WIB. Saat itu, Andrie Yunus sedang mengikuti kegiatan penyiaran yang membahas topik tentang Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia di kantor YLBHI, Jakarta.

Setelah mengikuti kegiatan tersebut, Andrie Yunus sedang melintasi Jalan Salemba I-Talang, Senen, Jakarta Pusat. Tiba-tiba, dia mendapatkan serangan dengan menggunakan air keras oleh orang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor.

Akibat dari serangan tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar yang cukup parah. Luka-luka yang dialaminya mencakup area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata. Total luas luka bakar mencapai 24%.

Proses Penanganan Kasus

Selain pengumpulan alat bukti, pihak kepolisian juga sedang memeriksa CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mencari petunjuk lebih lanjut. Proses ini dilakukan guna mempercepat penyelesaian kasus dan menemukan pelaku yang bertanggung jawab atas tindakan penyiraman air keras tersebut.

Polda Metro Jaya tetap berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini dengan segera. Selama proses penyelidikan berlangsung, pihak kepolisian akan terus memperbarui informasi kepada masyarakat jika ada perkembangan terbaru.

Dengan adanya langkah-langkah yang diambil, diharapkan keadilan dapat ditegakkan dan pelaku dapat segera diidentifikasi serta ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *