Kotacimahi.com

Portal Berita Terkini

Sony Sonjaya Ungkap 26 Orang Terlibat Kasus Korupsi MBG, Nanik S Deyang Juga?

Pengacara Elza Syarief Bocorkan 26 Nama yang Terlibat dalam Kasus Korupsi MBG

Pengacara Sony Sonjaya, Elza Syarief, mengungkapkan bahwa terdapat 26 orang yang disebut terlibat dalam kasus korupsi MBG. Dari jumlah tersebut, Kepala BGN Nanik S Deyang disebut masuk dalam daftar nama yang diduga terkait dengan perkara ini.

Elza menjelaskan bahwa Nanik diduga memiliki peran tertentu dalam kasus tersebut. Meski belum memberikan detail lengkap tentang keterlibatan yang dimaksud, ia menyatakan bahwa dugaan tersebut diperkuat oleh unggahan surat dari Sony di akun Instagram pribadinya setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung pada Rabu (3/6/2026).

Dalam surat tersebut, Sony menyampaikan ucapan terima kasih kepada Nanik atas “hadiah indah” yang disebut telah diterimanya, meskipun bentuk hadiah tersebut tidak dijelaskan secara spesifik.

“Ya tentunya nanti akan saya sampaikan (maksud surat dari Sony kepada Nanik) karena saya sudah mengerti diberikan surat yang di-upload di Instagram Pak Sony tentang selamat kepada Ibu Nanik,” ujar Elza.

Ia juga menegaskan bahwa penjelasan lebih lanjut mengenai maksud pernyataan tersebut akan disampaikan dalam proses pemeriksaan oleh penyidik. Elza menambahkan bahwa pihak Sony akan dimintai pertanggungjawaban atas berbagai pernyataan dan dokumen yang telah disampaikan dalam pemeriksaan.

Sebelumnya, kasus ini mencuat dengan penyebutan sejumlah nama yang diduga terkait, termasuk pernyataan bahwa Sony akan memberikan keterangan lebih lanjut dalam proses hukum yang berjalan. Elza sebelumnya turut mengungkapkan bahwa total terdapat sekitar 26 nama yang diduga terlibat dalam perkara dugaan korupsi MBG tersebut.

Di sisi lain, Elza mengungkap bahwa Sony telah menunjukkan kesiapannya untuk bersikap terbuka dalam mengungkap dugaan kasus korupsi MBG yang tengah menjadi sorotan. Menurut Elza, kliennya yang merupakan pensiunan jenderal polisi bintang dua itu bahkan sudah menyatakan kesediaannya untuk “blak-blakan” demi mengungkap perkara tersebut secara lebih jelas.

Dalam percakapan yang diceritakan Elza, Sony sempat mengungkapkan keberaniannya dengan mengatakan siap menghadapi risiko terbesar dalam upayanya membuka kasus ini.

“Bu Elza, saya siap mati,” demikian pernyataan Sony yang membuat suasana percakapan menjadi emosional.

Mendengar hal itu, Elza langsung menenangkan kliennya dan mengingatkan bahwa ucapan tersebut sebaiknya dihindari karena tidak baik untuk diucapkan. Sony kemudian juga sempat meminta agar keluarganya, khususnya istri dan anak-anaknya, dapat dijaga jika sesuatu terjadi padanya.

“Bu Elza, saya pesan titip anak dan istri saya,” kata Sony yang diakui Elza membuat dirinya ikut merasa sedih.

Setelah momen tersebut, Elza mendorong Sony untuk mengambil langkah hukum sebagai justice collaborator (JC) agar informasi yang dimilikinya dapat diungkap secara resmi. Tak lama kemudian, Sony disebut mulai memberikan keterangan kepada penyidik terkait pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Elza menyebut seluruh informasi itu juga telah dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) milik Sony. Ia menegaskan bahwa data penting terkait kasus tersebut tersimpan dalam ponsel Sony yang kini telah disita oleh Kejaksaan Agung.

Menurutnya, perangkat itu berisi percakapan dan catatan penting mengenai dugaan praktik jual beli titik SPPG yang sedang diselidiki. Elza pun meminta agar penyidik menjaga dan tidak menghilangkan data yang ada, karena dianggap krusial dalam pengungkapan kasus.

“Terus saya bilang sama penyidik ‘tolong ya pak ya, data itu jangan dihilangkan. Itu ada nama-nama dan chat-chat orang yang bicara dengan Pak Sony yang minta titik-titik dapur MBG,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *