Penanganan Bentrok Warga Desa Silang dan Liaro oleh Polres Halmahera Selatan
Polres Halmahera Selatan, Maluku Utara, telah mengambil langkah-langkah penting dalam menangani bentrok antara warga Desa Silang dan Liaro di Kecamatan Bacan Timur Selatan. Kejadian tersebut terjadi pada Jumat (20/3/2026) dan telah menyebabkan korban jiwa serta luka-luka.
Dalam insiden tersebut, seorang warga Desa Liaro berinisial IT alias Unyil dilaporkan tewas akibat ditebas menggunakan senjata tajam. Korban meninggal dunia setelah menderita luka di leher dan tangan kiri. Selain itu, ada tiga warga lainnya yang menjadi korban, yaitu AT, JH, dan ATH. Mereka mengalami luka sayatan dari senjata tajam.
Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan insidentil sejak kejadian. Namun, ia meminta warga untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia menekankan pentingnya sikap bijak dalam menyikapi situasi ini.
“Kami mengimbau untuk tidak memberikan informasi provokatif di media sosial sebagaimana diatur dalam Pasal 28 ayat (2) UU ITE,” ujar AKBP Hendra dalam pernyataannya, Jumat (27/3/2026).
Langkah yang Dilakukan oleh Polres
Polres Halmahera Selatan saat ini telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam bentrok warga Silang-Liaro. Tindakan ini dilakukan guna kebutuhan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
AKBP Hendra memastikan bahwa penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan terukur. Pihaknya melakukan penguatan pengamanan serta pendekatan dialog untuk menciptakan suasana yang aman dan damai.
“Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga suasana aman dan damai serta mengedepankan komunikasi yang baik dan saling menghormati,” pintanya.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya sangat membutuhkan dukungan dari warga agar situasi kamtibmas tetap terjaga. Setiap perkembangan penanganan akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, dengan menjunjung tinggi prinsip keadilan dan profesionalitas.
Pentingnya Kesadaran Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang bisa memicu provokasi. Dengan adanya informasi yang tidak jelas sumbernya, situasi bisa semakin memburuk dan berpotensi memicu konflik yang lebih besar.
Selain itu, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada berita-berita yang belum dapat diverifikasi. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
Tindakan Lanjutan
Polres Halmahera Selatan akan terus memantau situasi dan melakukan tindakan yang diperlukan. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Selama proses penyelidikan berlangsung, masyarakat diharapkan tetap bersabar dan mendukung upaya aparat kepolisian dalam menangani kasus ini. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan situasi bisa segera pulih dan kembali normal.
Kesimpulan
Bentrok antara warga Desa Silang dan Liaro telah menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Polres Halmahera Selatan telah mengambil langkah-langkah untuk menangani kejadian ini secara profesional. Masyarakat diimbau untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga keamanan serta ketertiban. Dengan dukungan dan kesadaran bersama, diharapkan situasi dapat segera stabil dan kembali damai.











Leave a Reply