Kisah Desi, Mahasiswa Abadi yang Menarik Perhatian Publik
Desi adalah sosok yang kini menjadi viral di media sosial. Ia dikenal sebagai mahasiswa abadi karena terus mengikuti kegiatan perkuliahan meskipun sudah berusia lanjut. Julukan ini muncul karena ia masih aktif seperti mahasiswa pada umumnya, meski belum juga menyelesaikan pendidikannya.
Meski rutin hadir di kelas, Desi dikabarkan belum berhasil menyelesaikan studinya. Ia terus mengulang mata kuliah yang sama setiap tahun. Meski begitu, kebiasaan ini menyimpan cerita yang menyentuh. Dari informasi yang beredar, Desi diduga mengalami depresi setelah skripsinya dicuri oleh temannya di masa lalu.
Kisah ini pertama kali ramai setelah dibagikan oleh seorang mahasiswa Universitas Almuslim, Aceh, angkatan 2024 melalui media sosial TikTok. Dalam unggahan tersebut, terlihat kehidupan sehari-hari Desi saat mengikuti perkuliahan di program studi ekonomi pembangunan, Fakultas Ekonomi.
Desi tampak rajin masuk kelas dan duduk dengan tenang sambil mendengarkan dosen mengajar. Ia juga terlihat aktif mencatat selama proses perkuliahan berlangsung. Selain itu, Desi terlihat mampu berinteraksi dengan mahasiswa lain tanpa rasa canggung. Lingkungan kampus pun menyambutnya dengan hangat, bahkan mengajaknya bergabung dalam aktivitas bersama.
Setiap pagi, Desi disebut berangkat ke kampus sendirian dengan mengayuh sepeda. Penampilannya pun khas, mengenakan rok dan jilbab lebar yang identik dengan gaya mahasiswa zaman dahulu. Beberapa momen juga menunjukkan dirinya merias wajah dengan bedak sebelum mengikuti kegiatan di kelas.
- Dalam narasi yang beredar, disebutkan bahwa Desi mengalami tekanan mental setelah skripsinya diambil oleh temannya. Pada masa itu, ia diketahui harus mengetik skripsi secara manual menggunakan mesin ketik, sehingga proses penyusunan membutuhkan waktu dan usaha besar. Namun, di saat mendekati kelulusan, hasil kerja keras tersebut justru hilang karena diambil oleh orang lain. Peristiwa tersebut membuat Desi gagal mengikuti wisuda dan berdampak pada kondisi mentalnya. Semangat hidupnya pun disebut menurun sejak saat itu.
Pihak Universitas Almuslim dikabarkan memberikan dukungan dengan mengizinkan Desi tetap mengikuti aktivitas perkuliahan. Ia juga diperbolehkan berada di lingkungan kampus sebagai bentuk dukungan moral dari pihak institusi.
Sementara itu, terkait sosok teman yang diduga mengambil skripsi Desi, seorang konten kreator, Tri Adinata, turut membagikan informasi yang menyebut bahwa orang tersebut telah meninggal dunia. Meski begitu, hingga kini belum ada kepastian terkait kebenaran seluruh cerita yang beredar mengenai Desi. Kisahnya tetap menjadi perhatian publik dan memunculkan empati dari banyak pihak.











Leave a Reply