Aksi Brutal Geng Motor di Gudang Peternakan
Pada dini hari tanggal 30 April, sebuah peristiwa kekerasan yang mengejutkan terjadi di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. Sejumlah pemuda yang mengendarai sepeda motor dan membawa senjata tajam melakukan penyerangan brutal terhadap karyawan dan penjaga malam gudang peternakan.
Aksi tersebut dilakukan secara membabi buta, menyebabkan dua orang karyawan mengalami luka bacok akibat senjata tajam. Selain itu, para pelaku juga membawa kabur tiga unit sepeda motor milik karyawan. Peristiwa ini memicu kekhawatiran dan ketakutan di kalangan warga sekitar.
Rekaman CCTV Mengungkap Aksi Sadis
Berdasarkan rekaman Closed-Circuit Television (CCTV), aksi penyerangan terlihat sangat sadis. Pelaku tidak hanya membawa celurit panjang, tetapi juga menggunakan kembang api dan batu untuk mengintimidasi korban. Mereka berusaha masuk ke dalam area gudang, namun gerbangnya sempat ditahan oleh karyawan gudang peternakan.
Serangan demi serangan dilancarkan hingga akhirnya para karyawan melarikan diri karena kewalahan. Para pelaku berhasil masuk ke dalam gudang dan menghancurkan sepeda motor yang terparkir secara membabi buta.
Motif Masih Dicari
Penjaga gudang bernama Ruslan mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum mengetahui motif para pelaku melakukan penyerangan. Saat kejadian, ia bersama sejumlah karyawan sedang berada di depan pintu gudang. “Tiba-tiba para pelaku yang mengendarai sepeda motor dengan membawa senjata tajam menghampiri kami sambil berteriak,” ujar Ruslan saat dikonfirmasi awak media, Rabu (6/5).
Takut menjadi sasaran, Ruslan dan karyawan lainnya langsung kabur masuk ke dalam area gudang. Meskipun pintu gudang telah ditutup, para pelaku dengan beringas memaksa membuka pintu gerbang sambil melepaskan kembang api ke arah mereka. Akhirnya, para pelaku berhasil merengsek masuk ke dalam gudang dan melakukan penganiayaan terhadap sejumlah pegawai dengan senjata tajam.
Kerugian Material dan Korban Luka
Dua orang karyawan dilaporkan mengalami luka bacok dan kini masih menjalani perawatan medis. Tidak hanya melakukan pengerusakan dan penganiayaan, para pelaku juga melarikan tiga unit sepeda motor yang terparkir di area gudang. Kerugian material akibat peristiwa ini ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kasus penyerangan, pengrusakan, dan pencurian sepeda motor tersebut sudah dilaporkan korban ke Polrestabes Medan. Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan dan memburu komplotan geng motor tersebut. Korban dan pihak gudang peternakan berharap para pelaku segera ditangkap.
Penyelidikan Berlangsung
Hingga berita ini ditulis, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, saat dikonfirmasi belum memberikan komentar saat dimintai konfirmasi.











Leave a Reply