Kotacimahi.com

Portal Berita Terkini

Polda Sumut Amankan Dua Truk, Temukan 29 Barcode dan 7 Plat Palsu

Penyitaan Dua Truk yang Membawa Solar Subsidi Ilegal di Tebing Tinggi

Pihak kepolisian khususnya Polda Sumatera Utara telah melakukan tindakan tegas dalam mengatasi penyelundupan solar subsidi ilegal. Dalam operasi tersebut, dua truk yang terbukti membawa bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ilegal berhasil disita. Operasi ini dilakukan pada dini hari tanggal 5 Mei 2026 di kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara.

Dari penangkapan tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti seperti 29 barcode MyPertamina dan 7 pelat nomor palsu. Selain itu, mereka juga menemukan bahwa kedua truk tersebut mengangkut total sekitar 5,4 ton solar subsidi. Kejadian ini menunjukkan adanya upaya untuk memperoleh dan mendistribusikan BBM secara ilegal.

Tiga orang tersangka yang terlibat dalam kasus ini adalah sopir dan kernet truk dengan inisial H, E, dan R. Mereka ditangkap saat sedang mengisi solar di lokasi berbeda di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menjelaskan bahwa truk pertama yang diamankan membawa BBM jenis solar subsidi seberat kurang lebih 4 ton. Truk ini dikemudikan oleh pelaku H yang merupakan warga Kota Padangsidimpuan. Truk pertama ini ditangkap di SPBU Jalan Yos Sudarso, Tebing Tinggi.

Sementara itu, truk kedua diamankan di SPBU Tambangan, Jalan Soekarno-Hatta, Tebing Tinggi. Dari truk kedua, polisi menangkap sopir berinisial E dan kernetnya R. Dari truk ini, polisi menyita sekitar 1,4 ton solar bersubsidi.

Ferry mengungkapkan bahwa para pelaku diduga menggunakan puluhan barcode dan pelat nomor polisi palsu untuk melancarkan aksinya. Modus operandi yang digunakan dalam penyalahgunaan pengangkutan dan niaga BBM solar subsidi ilegal tersebut yakni memakai 29 barcode dan tujuh pelat nomor polisi palsu.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, solar yang diperoleh dari berbagai SPBU rencananya akan dibawa ke sebuah gudang milik Gerson Siringo-ringo alias Mr Jack di Desa Sei Buluh, Pasar Bengkel, Kabupaten Serdang Bedagai.

Menurut Ferry, penyidik masih terus mendalami asal-usul 29 barcode dan tujuh pelat nomor palsu tersebut. Mereka juga sedang memburu aktor lain di balik penyelundupan solar ilegal itu.

“Terhadap dua unit truk yang membawa BBM solar ilegal bersama sopir telah diamankan menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumut. Sementara penyidik masih terus melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku (jaringan lainnya),” tambah Ferry.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *