Kotacimahi.com

Portal Berita Terkini

Kronologi pria tewas dalam perkelahian di tempat biliar

Kronologi Pengeroyokan yang Menewaskan Seorang Pria di Tempat Biliar

Peristiwa tragis yang menewaskan seorang pria berinisial DM (28) terjadi pada hari Sabtu, 9 Mei 2026. Saat itu, korban sedang bermain biliar bersama kekasihnya. Namun, kejadian tidak terduga terjadi ketika kekasih korban terlibat cekcok dengan seorang wanita lain.

Korban mencoba melerai pertengkaran tersebut. Sayangnya, saat mencoba memisahkan, terjadi kesalahpahaman hingga korban justru menjadi sasaran pengeroyokan oleh sejumlah pria. Menurut keterangan dari kakak korban, Mita, peristiwa ini terjadi setelah adiknya mencoba membantu kekasihnya.

“Nah dia tuh ngebelain, ngebelain atau misahin gitu, terus udah tiba-tiba dia digebukin, dikeroyok sama lebih dari 15 orang,” kata Mita kepada Kompas.com melalui panggilan telepon, Jumat (15/5/2026).

Berdasarkan informasi yang diterima Mita dari kekasih korban, adiknya juga diduga sempat didorong dari lantai dua sebelum kembali dikeroyok. “Udah digebukin di atas kayak gitu-gitu, terus didorong dari lantai dua. Udah didorong lagi di lantai dua nih, udah jatuh ke bawah masih diinjek-injek juga,” ungkapnya.

Luka Parah dan Koma

Akibat kejadian tersebut, korban terkapar dalam kondisi bersimbah darah dan langsung dilarikan ke RS Tarakan untuk mendapatkan penanganan medis. Mita mengatakan, korban mengalami luka memar di sekujur tubuh serta pendarahan di bagian kepala hingga menyebabkan koma.

Meski telah menjalani perawatan selama beberapa hari, korban meninggal dunia pada Kamis (14/5/2026). “Sempat dirawat tapi koma. Yang paling fatal luka di kepala sampai batang otaknya enggak berfungsi lagi,” ungkap Mita.

Pihak keluarga, kata Mita, telah melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya dan saat ini kasusnya tengah ditangani polisi. “(Kasusnya) lagi ditindaklanjuti sama Polda,” jelas Mita.

Proses Hukum dan Harapan Keluarga

Ia menambahkan, jenazah adiknya telah dimakamkan pada Kamis siang. Keluarga berharap kasus ini segera menemukan titik terang. Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan pihaknya masih mengecek laporan polisi yang dibuat keluarga korban. “(Terkait laporan polisi yang dibuat korban) sedang dicek dulu, mohon waktunya ya,” kata Budi saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Jumat malam.

Fakta-Fakta Penting

  • Peristiwa terjadi pada hari Sabtu, 9 Mei 2026.
  • Korban sedang bermain biliar bersama kekasihnya.
  • Keributan bermula dari cekcok antara kekasih korban dan seorang wanita lain.
  • Korban mencoba melerai pertengkaran dan akhirnya menjadi korban pengeroyokan.
  • Diduga korban dikeroyok oleh lebih dari 15 orang.
  • Korban mengalami luka parah di sekujur tubuh dan pendarahan di kepala.
  • Setelah dirawat di rumah sakit, korban meninggal dunia.
  • Keluarga melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya.
  • Polisi sedang mengecek laporan polisi yang dibuat keluarga.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *